Alumni – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 02 Jul 2026 14:16:13 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Alumni – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Campus Hiring Bersama PT Mutualplus Global Resources, Buka Peluang Karir bagi Mahasiswa dan Alumni https://ubharajaya.ac.id/universitas-bhayangkara-jakarta-raya-gelar-campus-hiring-bersama-pt-mutualplus-global-resources-buka-peluang-karir-bagi-mahasiswa-dan-alumni/ Thu, 02 Jul 2026 14:16:13 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17998 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Biro Kemahasiswaan dan Bimbingan Konseling menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing lulusan dengan menyelenggarakan kegiatan Campus Hiring bekerja sama dengan PT Mutualplus Global Resources. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/7) di Ruang Wilmar 102 dan 104, Gedung Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya ini menjadi wadah bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni untuk memperoleh kesempatan mengikuti proses rekrutmen kerja secara langsung.

Campus Hiring ini merupakan implementasi nyata layanan pengembangan karier yang diselenggarakan Ubhara Jaya sebagai jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri. Melalui kolaborasi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai profil perusahaan dan peluang karir, tetapi juga dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi yang meliputi presentasi perusahaan, psikotes, pengukuran tinggi dan berat badan sesuai persyaratan perusahaan, hingga wawancara bagi peserta yang memenuhi kualifikasi.

Kegiatan ini terbuka bagi alumni dari seluruh fakultas di lingkungan Ubhara Jaya. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 107 orang, dengan 53 peserta hadir dan mengikuti rangkaian proses seleksi yang diselenggarakan oleh PT Mutualplus Global Resources secara langsung di kampus.

PT Mutualplus Global Resources merupakan perusahaan nasional yang telah berpengalaman lebih dari dua dekade di bidang pengelolaan sumber daya manusia, rekrutmen, outsourcing, dan layanan psikotes, dengan jaringan operasional di berbagai kota di Indonesia. 

Pada Campus Hiring kali ini, tersedia berbagai posisi yang dibuka, antara lain Frontliner (Customer Service/Teller), Sekretaris, Back Office, Field Collection, IT Staff, dan Marketing. Kesempatan kerja tersebut diperuntukkan bagi lulusan D3 maupun S1 dari seluruh program studi dengan IPK minimal 2,75, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, menguasai Microsoft Office, mampu bekerja dalam tim, serta bersedia ditempatkan di wilayah Jabodetabek. Peluang penempatan tersedia pada berbagai sektor, seperti perbankan BUMN, perbankan swasta, perusahaan pembiayaan (finance), ritel, hingga hospitality.

Melalui penyelenggaraan Campus Hiring ini, Ubhara Jaya berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni yang memperoleh akses langsung terhadap dunia kerja, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan strategis antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi komitmen Ubhara Jaya dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi di dunia profesional.

]]>
Semarak Ramadhan: Menebar Kebaikan, Meraih Keberkahan “Akhlak Islami di Era Modern” https://ubharajaya.ac.id/semarak-ramadhan-menebar-kebaikan-meraih-keberkahan-akhlak-islami-di-era-modern/ Tue, 10 Mar 2026 02:44:51 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17387 Bekasi – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya bersama Ikatan Alumni (IKA) Ubhara Jaya menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Semarak Ramadhan: Menebar Kebaikan, Meraih Keberkahan “Akhlak Islami di Era Modern”” pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Ulul Albab Universitas Bhayangkara Jakarta Raya mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.


Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa, alumni, serta civitas akademika Ubhara Jaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. Dalam rangkaian acara tersebut, panitia menggelar talkshow keislaman, santunan kepada 50 anak yatim, serta buka puasa bersama.


Talkshow mengangkat tema “Akhlak Islami di Era Modern” yang membahas pentingnya menjaga nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini menghadirkan dosen Fakultas Hukum Ubhara Jaya, Dr. Adi Nur Rohman, S.H.I., M.Ag., M.H., sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum refleksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.

“Di bulan suci Ramadhan ini merupakan bulan yang terbaik untuk memperbaiki diri kita, karena kita tidak tahu bisa jadi ini adalah bulan terakhir kita,” ujarnya.

Selain talkshow, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial mahasiswa dan alumni Ubhara Jaya dalam menebar kebaikan serta berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya di bulan yang penuh berkah.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh mahasiswa, alumni, dosen, serta para undangan yang hadir. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa hangat sepanjang kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan Semarak Ramadhan ini, BEM KM dan IKA Ubhara Jaya berharap nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta akhlak Islami dapat terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda di tengah tantangan era modern.

Kontak Resmi :
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas : +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Gelar Job Fair 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-gelar-job-fair-2025-dorong-konektivitas-dunia-kampus-dan-industri/ Sat, 25 Oct 2025 07:08:25 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16712 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair Ubhara Jaya 2025 dengan mengusung tema “Unlocking Opportunities, Building Careers, and Shaping Your Next Journey.” Kegiatan ini digelar pada Sabtu (25/10/2025) di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya, yang disambut antusias oleh ribuan peserta, terdiri atas mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum yang telah mendaftar sebelumnya untuk mengikuti acara ini.

Baca Juga: Sinergi Perguruan Tinggi: Ubhara Jaya Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Lima Universitas di Indonesia

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim (Honoris Causa) yang diwakili oleh Wakil Rektor II Ubhara Jaya, Dra. Agnes Supraptiningsih, M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi universitas dalam memperkuat sinergi dengan dunia industri.

Job Fair ini merupakan wujud nyata komitmen Ubhara Jaya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menjadi jembatan yang mempertemukan para pencari kerja, khususnya mahasiswa dan alumni Ubhara Jaya, dengan dunia industri yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Prof. Bambang.

Lebih lanjut, Prof. Bambang juga berpesan kepada para peserta yang notabene adalah mahasiswa dan alumni Ubhara Jaya maupun masyarakat umum untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan membuka diri terhadap peluang, tampil percaya diri, dan tunjukkan bahwa lulusan Ubhara Jaya adalah insan-insan cerdas, tangguh, dan berintegritas, sesuai dengan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan semangat “Building Integrity and Professionalism.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Konseling Ubhara Jaya, Dr. Bungaran Saing, S.Si., Apt., M.M., selaku ketua panitia Job Fair Ubhara Jaya 2025, melaporkan tingginya partisipasi baik dari kalangan perusahaan maupun pencari kerja pada tahun ini.

“Dengan penuh rasa syukur, kami laporkan bahwa pada pelaksanaan Job Fair tahun ini, sebanyak 35 perusahaan dari berbagai sektor, meliputi bidang perbankan, teknologi, pendidikan, manufaktur, hingga layanan publik turut berpartisipasi membuka kesempatan kerja dan magang. Selain itu, jumlah peserta yang terdaftar mencapai 1.400 orang, terdiri atas mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum yang antusias mengikuti kegiatan ini baik secara langsung maupun daring,” ungkap Dr. Bungaran.

Job Fair Ubhara Jaya 2025 menjadi momentum penting bagi universitas dalam memperkuat konektivitas antara kampus dan industri. Melalui kegiatan ini, diharapkan lulusan Ubhara Jaya tidak hanya memperoleh kesempatan karier yang lebih luas, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan dan tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Baca Juga: Diskusi Publik Ubhara Jaya 2025 Hasilkan Wawasan Baru bagi Mahasiswa tentang Dunia Kerja Profesional

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor III Ubhara Jaya, Dr. Dra. Tyastuti Sri Lestari, M.M, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Bidang Penempatan Tenaga Kerja dari Dinas Ketenagakerjaan, Haikal Faki Abdillah, S.H, Dekan dari tujuh fakultas yang ada di lingkungan Ubhara Jaya atau perwakilannya, serta Ketua Ikatan Alumni Ubhara Jaya, Dr. Hendra Hartanto, S.T., M.T. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti dukungan bersama dalam menciptakan ekosistem kolaboratif antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah.

Melalui gelaran Job Fair Ubhara Jaya 2025, Ubhara Jaya berharap dapat terus menjadi mitra strategis dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing, serta menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan ketenagakerjaan nasional.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas Ubhara Jaya: +62 878-4162-4810

]]>
Diskusi Publik Ubhara Jaya 2025 Hasilkan Wawasan Baru bagi Mahasiswa tentang Dunia Kerja Profesional https://ubharajaya.ac.id/diskusi-publik-ubhara-jaya-2025-hasilkan-wawasan-baru-bagi-mahasiswa-tentang-dunia-kerja-profesional/ Sat, 18 Oct 2025 07:54:55 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16668 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Biro Kemahasiswaan dan Konseling, bekerja sama dengan UKM Kewirausahaan Ubhara Jaya serta Psyche Project, sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik 2025 dengan tema “Fresh Graduate vs Realita: Siapkah Kamu untuk Bersaing?” Kegiatan ini digelar pada Sabtu (18/10/2025), secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di ruang Wilmar 103, Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya.

Baca Juga: Fakultas Psikologi UBJ Kembali Gelar Sharing Session, Bahas Implementasi Psychological Safety ke dalam Psychopreuneurship

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, alumni Ubhara Jaya, dan masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami kondisi nyata dunia kerja yang semakin kompetitif serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan setelah lulus.

Ketua Umum UKM Kewirausahaan Ubhara jaya, Sabrina Widyarora, dalam sambutannya menyampaikan apa yang akan didapatkan oleh para peserta dalam acara Diskusi Publik 2025. ini.

“Kita menyadari bahwa dunia perkuliahan dan dunia kerja sangat berbeda. Jadi melalui kegiatan forum ini, kita akan membuka wawasan dan mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkap Sabrina.

Berikutnya, sambutan disampaikan oleh CEO Psyche Project sekaligus mahasiswa Fakultas Psikologi Ubhara Jaya, Ivan Fahrozi. Dalam sambutannya, Ivan menuturkan latar belakang dari penyelenggaraan acara ini.

“Kami tergerak untuk membuat forum ini karena adanya fenomena dimana adanya rekan-rekan saya di luar kampus yang sudah lulus menanyakan informasi tentang lowongan pekerjaan kepada saya yang masih mahasiswa. Setelah saya observasi, banyak faktor dimana para lulusan masih belum mendapatkan pekerjaan, salah satunya adalah kompetensi seperti soft skill. Maka dari itu, perlu kita refleksikan kepada diri kita sendiri apakah kita sudah siap masuk ke dunia kerja? Mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya akhir dari diskusi, tetapi menjadi awal dari gerakan mahasiswa yang siap, mandiri, dan berdaya saing dalam dunia kerja,” tutur Ivan.

Turut hadir juga Wakil Rektor III Ubhara Jaya, Dr. Dra. Tyastuti Sri Lestari, M.M. Dalam sambutannya, Dr. Tyastuti menyampaikan dukungannya untuk penyelenggaraan kegiatan Diskusi Publik 2025 ini.

“Saya sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan yang sangat positif ini dan harus dipertahankan. Seluruh kegiatan mahasiswa harus didukung dengan penuh, karena itu sudah menjadi standar kampus yang unggul dalam penjaminan mutu universitas,” ujar Dr. Tyastuti.

Acara berlanjut dengan paparan materi dari para narasumber utama yang dipandu oleh Almaida Marthasari, S.Psi.,CPS, alumni Fakultas Psikologi Ubhara Jaya selaku moderator pada acara ini. Paparan pertama disampaikan oleh Dekan Fakultas Psikologi Ubhara Jaya, Dr. Wustari L. Mangundjaya, M.Org.Psy, S.E., Psikolog.

Dr. Wustari dalam paparannya membahas mengenai “Kontribusi Kampus dalam Mengembangkan Kompetensi Lulusan.” Beliau menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Kampus perlu mengembangkan lima kompetensi utama, yaitu literasi digital dan teknologi, soft skills, kemampuan global dan interkultural, jiwa kewirausahaan, serta semangat lifelong learning. Pengembangan tersebut didukung oleh kurikulum berbasis kompetensi dan Outcome Based Education (OBE) yang menekankan hasil nyata pembelajaran. Selain itu, pembentukan karakter dan etika, penguatan soft skills, riset dan inovasi, serta kolaborasi dengan industri dan institusi global juga menjadi pilar penting. Melalui pusat karier, inkubator bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, kampus diharapkan mampu melahirkan lulusan berkarakter, adaptif, dan berdaya saing global, dengan sinergi antara dunia pendidikan, industri, bisnis, dan pemerintah sebagai kunci keberhasilan.

Berikutnya, paparan disampaikan oleh Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Surya Lukita Warman, B.Eng., M.Sc. Beliau menjelaskan kondisi terkini pasar tenaga kerja Indonesia berdasarkan data BPS 2025, di mana jumlah pengangguran mencapai 7,28 juta orang atau 4,76% dari total angkatan kerja. Tantangan utama pasar kerja meliputi pertumbuhan tenaga kerja baru yang tinggi, ketidaksesuaian kompetensi (mismatch), rendahnya kualitas SDM, serta dampak digitalisasi dan transisi ekonomi hijau. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemnaker membangun Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) berbasis digital melalui platform Karirhub dan Pasker.id, yang berfungsi sebagai ekosistem terintegrasi bagi pencari kerja, perusahaan, dan lembaga pendidikan. Platform ini menyediakan fitur lowongan terverifikasi, pembuatan Curriculum Vitae (CV) otomatis, asesmen diri, akses pelatihan vokasi, dan program kewirausahaan. Beliau juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem pasar kerja nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjembatani lulusan muda dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga: UBJ Goes to Trans 7, Mahasiswa Dapat Pengalaman Nyata Dunia Broadcasting

Paparan selanjutnya disampaikan oleh, HR Enthusiast sekaligus Founder Psyche Project dan Alumni Psikologi Ubhara Jaya, Muhamad Septiar, S.Psi, yang membahas strategi praktis bagi lulusan baru dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Beliau menjelaskan berbagai sumber pencarian kerja, mulai dari situs resmi perusahaan, media sosial, career center kampus, hingga job portal online seperti JobStreet dan LinkedIn. Beliau juga menekankan pentingnya membuat CV yang ramah terhadap Applicant Tracking System (ATS) dengan format sederhana, penggunaan kata kunci relevan, serta menonjolkan hasil kerja dalam bentuk angka dan prestasi. Selain itu, beliau pun mengajarkan teknik wawancara menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) agar kandidat mampu memberikan jawaban terstruktur, serta memaparkan faktor umum penyebab penolakan kandidat dari perspektif HR dan atasan, seperti kurangnya kesesuaian budaya, motivasi, dan kemampuan teknis. Di akhir, beliau menekankan pentingnya profesionalisme, etika komunikasi, ketepatan waktu, serta growth mindset dan resiliensi sebagai bekal utama bagi fresh graduate untuk berkembang dan bertahan di dunia kerja yang kompetitif.

Melalui terselenggaranya Diskusi Publik 2025 ini, Ubhara Jaya berharap mahasiswa dan lulusan baru dapat lebih siap bersaing di dunia kerja serta mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era global saat ini. Ubhara Jaya juga berharap dari penyelenggaraan acara ini para mahasiswa dan lulusan dapat mengimplementasikan visi Ubhara Jaya, yakni berwawasan kebangsaan dan berbasis sekuriti guna menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berperilaku baik.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas Ubhara Jaya: +62 878-4162-4810

]]>
Hadapi Tantangan Dunia Kerja, Ubhara Jaya Ajak Mahasiswa Pahami Realita Pasca-Lulus https://ubharajaya.ac.id/hadapi-tantangan-dunia-kerja-ubhara-jaya-ajak-mahasiswa-pahami-realita-pasca-lulus/ Thu, 16 Oct 2025 09:26:18 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16660 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Biro Kemahasiswaan dan Konseling dan bekerja sama dengan UKM Kewirausahaan Ubhara Jaya serta Psyche Project, menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu (18/10/2025) di ruang Wilmar 103 Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya dan daring melalui Zoom Meeting.

Baca Juga: Semangat Juang Mahasiswa UBJ Berbuah Medali Perunggu di PON Beladiri Kudus 2025 pada Cabor Taekwondo

Diskusi Publik 2025 ini mengusung tema “Fresh Graduate vs Realita: Siapkah Kamu untuk Bersaing?” Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk memahami kondisi nyata dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui forum ini, peserta diajak berdiskusi mengenai kesiapan fresh graduate menghadapi realita dunia kerja, serta strategi dan keterampilan yang dibutuhkan agar mampu bersaing di era modern.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yakni Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Surya Lukita Warman, B.Eng., M.Sc, Dekan Fakultas Psikologi Ubhara Jaya, Dr. Wustari L. Mangundjaya, M.Org.Psy., S.E., Psikolog, serta HR Enthusiast sekaligus Founder Psyche Project dan Alumni Psikologi Ubhara Jaya, Muhamad Septiar, S.Psi.

Melalui diskusi ini, para peserta akan mendapatkan insight langsung tentang dunia kerja nyata, strategi menghadapi tantangan pasca-lulus, serta kesempatan berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para profesional di bidangnya. Selain itu, peserta juga berhak memperoleh berbagai keuntungan menarik, antara lain E-sertifikat, knowledge sharing, dan akses Super Apps.

Baca Juga: Pelantikan Ketua DPM dan Presiden BEM UBJ Periode 2025-2026, Rektor Tekankan Integritas dan Sinergi

Diskusi Publik 2025 ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan refleksi bagi para mahasiswa dan lulusan Ubhara Jaya untuk lebih siap menghadapi realitas dunia kerja serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan global yang dinamis. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi pada implementasi visi Ubhara Jaya sebagai perguruan tinggi yang berwawasan kebangsaan guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter dan berperilaku baik.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas Ubhara Jaya: +62 878-4162-4810

]]>
Kisah Inspiratif Annisa, Alumni PKO Ubhara Jaya yang Sukses Berkarier di Dunia Senam https://ubharajaya.ac.id/kisah-inspiratif-annisa-alumni-pko-ubhara-jaya-yang-sukses-berkarier-di-dunia-senam/ Thu, 20 Mar 2025 02:00:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=12839 Bekasi – Kisah inspiratif kali ini datang dari Annisa Silhah Yusmianda. Alumni Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) telah membuktikan bahwa passion dalam olahraga dapat berbuah manis. 

Dengan dukungan dari orang tua dan antusiasme masyarakat terhadap senam, Annisa mewujudkan mimpinya membuka sanggar senam yang kini menjadi tempat berlatih bagi banyak orang. Mahasiswa PKO angkatan 2020 ini semasa kuliah juga berprestasi. Dia pernah meraih juara 1 di Lomba Senam Bugar Jabar Juara dalam HAORNAS 2023 Se-Jawa Barat. 

Rupanya, kecintaannya di dunia senam mulai terlihat sejak usianya 15 tahun. Saat itu, Annisa sering mengikuti kegiatan senam di area Car Free Day (CFD)

“Perjalanan saya dimulai pada saat umur 15 tahun saya berolahraga di area CFD dan saya sedikit tertarik ketika melihat kegiatan senam di sana. Mulailah saya ikut menjadi peserta senam tersebut,” katanya.

Baca Juga: Alumni Ubhara Jaya Berbagi Tips Penerapan Personal Branding Dalam Pencarian Kerja

Seiring berjalannya waktu, Annisa mendapatkan kesempatan untuk melatih kemampuannya bersama instruktur lain. Dia bahkan sempat menjadi asisten instruktur, atau yang biasa disebut sebagai ‘shadow‘. Dari situ, Annisa mulai serius dalam menekuni dunia senam dengan mengambil beberapa lisensi sebagai syarat untuk menjadi instruktur profesional.

Setelah mengumpulkan cukup pengalaman dan lisensi, Annisa memberanikan diri untuk membuka sanggar senam sendiri. Namun, tak puas sampai di situ, Annisa terus mengikuti pelatihan-pelatihan senam lainnya.

Dia pun menuturkan jika materi perkuliahan yang diperoleh di Ubhara Jaya sangat mendukung kariernya. Ke depan, Annisa berencana untuk terus mengembangkan sanggar senamnya. 

“Jika ada rezeki dan kesempatannya, suatu hari nanti pasti akan terus saya kembangkan,” katanya.

Baca Juga: Cerita Wisudawan Terbaik Putri Ayuni Agustina, Lulus Ubhara Jaya Tanpa Skripsi

Dia pun berpesan kepada mahasiswa Ubhara Jaya yang hendak berkarier di bidang olahraga. Menurutnya, penting untuk memahami minat dan kekuatan pribadi, serta melengkapi diri dengan pendidikan dan pelatihan yang relevan.

“Selain pendidikan formal di PKO, Anda mungkin perlu mengikuti pelatihan tambahan atau mendapatkan sertifikasi yang relevan. Ini akan memberikan anda keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha dengan sukses,” ujar Annisa.

Selain itu, Annisa menekankan pentingnya membangun jaringan dengan profesional di industri olahraga dan memanfaatkan teknologi serta media sosial untuk memasarkan usaha. 

“Media sosial adalah alat yang sangat efektif untuk menjangkau audiens dan membangun brand Anda,” katanya

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Ramadhan Berbagi, Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, BEM hingga HIMA Gelar Santunan Anak Yatim https://ubharajaya.ac.id/ramadhan-berbagi-alumni-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-bem-hingga-hima-gelar-santunan-anak-yatim/ Mon, 17 Mar 2025 09:46:01 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14904 Bekasi – Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (ILUMI FEB) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fakultas Ekonomi, menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk “CAHAYA” (Cinta, Amal, dan Harapan di Bulan Mulia) dalam rangka Ramadhan Peduli. Acara ini mencakup santunan bagi anak yatim, pembagian takjil, serta buka puasa bersama di Masjid Ulul Albab, Kampus II Bekasi, Sabtu (15/3/2025).

Kegiatan ini diawali dengan pembagian paket takjil Ramadhan kepada masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat kampus dan alumni, termasuk Dekan FEB Dr. Yayan Hendayana, S.E., M.M., Wakil Dekan I Dr. Sumarno, S.E., M.M., Ketua Alumni FEB Adhari Supriyatna, S.E., serta perwakilan dosen. Selain itu, turut hadir Ketua Pelaksana Devi Purnilasari, Ketua BEM FEB Rio Agres B Tarigan, Kepala Yayasan Bina Muslim, para alumni, serta anak yatim dan kaum dhuafa yang menerima santunan.

Dalam sambutannya, Dr. Yayan Hendayana menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen penuh berkah, terutama ketika diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Kami mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, berharap ini juga menjadi forum silaturahmi. Jadi mahasiswa bisa lebih dari sekadar beradaptasi dengan lingkungan kampus. Mereka juga diharapkan bisa menumbuhkan jiwa empati dan kebersamaan, yang nggak cuma berguna selama kuliah, tapi juga di kehidupan sehari-hari,” ujar Yayan.

Baca Juga: Ramadhan di Kampus Ubhara Jaya, Mahasiswa Isi Aktivitas dengan Belajar Mengaji 

Sementara itu, Ketua Alumni FEB, Adhari Supriyatna, dalam sambutannya menyoroti pentingnya berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa santunan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa agar mereka dapat merasakan berkah Ramadhan dengan lebih bermakna.

“Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Tentunya kita semua berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Adhari.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan pembagian takjil di depan kampus Universitas Bhayangkara. Acara ini juga menghadirkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Andriyansyah. Di penghujung acara, setelah buka puasa dan salat Maghrib berjamaah, kemudian penyerahan santunan kepada 55 anak yatim, piatu, dan kaum dhuafa oleh Adhari Supriyatna beserta para alumni. Bantuan ini diterima langsung oleh Kepala Yayasan Bina Muslim.

Baca Juga: Nuzulul Quran di Ubhara Jaya: Meneguhkan Spiritualitas Menuju Kampus Unggul

Sementara itu, Ketua BEM FEB Rio Agres B Tarigan mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan. Ini merupakan tahun ke-2 pelaksanaan kegiatan Santunan Anak Yatim & FEB Berbagi Takjil bersama BEM dan HIMA FEB yang berkolaborasi dengan Ikatan Alumni (ILUMI) FEB UBJ.

“Selain itu juga, kegiatan ini telah dilaksanakan beberapa kali sebelumnya sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, alumni, dan masyarakat sekitar,” katanya.

Rio pun berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara konsisten setiap Ramadhan dengan, sehingga lebih banyak anak yatim, piatu, dan dhuafa yang bisa menerima manfaat. Selain itu, diharapkan semakin banyak pihak, baik dari mahasiswa, alumni, maupun donatur eksternal, yang bisa ikut berpartisipasi agar santunan yang diberikan semakin meningkat dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Alumni Ubhara Jaya Berbagi Ilmu Pentingnya Personal Branding ke Para Lulusan  https://ubharajaya.ac.id/alumni-ubhara-jaya-berbagi-ilmu-pentingnya-personal-branding-ke-para-lulusan/ Fri, 07 Mar 2025 03:25:38 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14639 Bekasi – Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) Umar Muhammad, S.I.Kom berbagi tips kepada para lulusan yang mengikuti sidang yudisium, Kamis (27/2/2025). Salah satu yang ditegaskan yakni pentingnya personal branding.

Alumni yang lulus di tahun 2019 ini mengatakan, jika personal branding akan menjadi bekal para lulusan saat melamar pekerjaan dan mengembangkan karir. 

“Yang terpenting, kita perlu adanya personal branding. Mungkin teman-teman semua selama ini sudah ada bekal selama kuliah di sini dengan mata kuliah personal branding,” ucapnya. 

Baca Juga: Kisah Inspiratif Brigjen Pol Asep Guntur, Alumni Pertama Fakultas Psikologi yang Kini Jabat Direktur Penyidik KPK

Umar pun menceritakan dulu saat dirinya bekerja di perusahaan asing, kerap disapa Umar Sales. Namun, karena dia sering menjadi master of ceremony (MC), Umar pun akhirnya dikenal dengan Umar MC. 

“Dulu saya dikenal dengan Pak Umar Sales, saya saat menjadi MC selalu membranding diri bagaimana orang bisa mengenal saya dan para akhir saya mau resign saya tidak disebut Pak Umar Sales lagi tapi Pak Umar MC. Nah saat ini kalian bagaimana membentuk citra diri kalian lebih baik di khalayak ramai ini,” katanya.

Umar juga memberikan beberapa poin kiat mengembangkan karier di dunia profesional saat ini. Pertama, lulusan Ubhara Jaya harus terus belajar dalam hal apapun mengikuti perkembangan zaman. Saat ini para lulusan juga harus memiliki keterampilan digital sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Annisa, Alumni PKO Ubhara Jaya yang Sukses Berkarier di Dunia Senam

“Keterampilan digital. Seperti analisis data dan digital marketing serta lainnya itu diperlukan,” ucapnya.

Selanjutnya harus memiliki keterampilan komunikasi. Beliau juga mengingatkan pentingnya mentalitas dan mengelola stress di tempat kerja. 

“Mentalitas, sejauh mana mental kita menghadapi dunia yang jauh berbeda dari zaman dulu sampai sekarang. Kemampuan kita untuk mengelola stress yang baik,” katanya.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Kisah Inspiratif Brigjen Pol Asep Guntur, Alumni Pertama Fakultas Psikologi yang Kini Jabat Direktur Penyidik KPK https://ubharajaya.ac.id/kisah-inspiratif-brigjen-pol-asep-guntur-alumni-pertama-fakultas-psikologi-yang-kini-jabat-direktur-penyidik-kpk/ Fri, 24 Jan 2025 07:56:46 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14160 Bekasi – Nama Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, S.IK, S.Psi, M.H. sudah tak asing lagi. Alumni pertama Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) ini pun membagikan kisahnya kenapa memilih Fakultas Psikologi.

Pengalaman itu dia bagikan saat mengisi Orasi Ilmiah di acara Dies Natalis ke-18 Fakultas Psikologi di auditorium Kampus II, Bekasi, Kamis (23/1/2024). Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Asep mengatakan, sebagian anggota Polisi saat itu banyak rekan-rekannya memilih mengambil Fakultas Hukum, namun dia memilih untuk kuliah di Fakultas Psikologi.

“Saya melihat di angkatan saya sendiri sekitar 312 orang kebanyakan mengambil sarjana hukum. Memang mungkin ada korelasinya karena bisa bertugas di reserse. Tapi setelah saya amati di Kepolisian itu ada Biro Psikologi dan itu jarang padahal di situ juga peluang,” katanya.

Baca Juga: Dies Natalis Ke-18 Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Usung Tema Well-Being dan Kapasitas Unggul

Ilmu yang diperolehnya selama di Ubhara Jaya pun akhirnya benar-benar diterapkannya saat menjalankan tugas kepolisian. Dia pun berpesan jika mahasiswa Psikologi Ubhara Jaya tidak salah pilih tempat dan jurusan.

“Adik-adik saat ini berada di tempat dan waktu yang sangat tepat. Kenapa? saya berfikir bahwa setiap orang, pekerja dan siapa pun itu masuk ke fakultas psikologi. Kenapa? karena kita makhluk sosial,” katanya.

Baca Juga: Harmoni Antarbudaya: Promoting Global Peace Melalui Angklung Bersama Fakultas Psikologi Ubhara Jaya

Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, S.IK, S.Psi, M.H dengan Rektor Ubhara Jaya Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Selama Orasi Ilmiah, Brigjen Pol Asep pun banyak memberikan saran kepada mahasiswa agar bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja nantinya. Dia menuturkan jika terkadang dunia pekerjaan akan sangat berbeda dengan perkuliahan.

“Kenali lingkungan, rekan-rekan lihat lingkungan kerjanya seperti apa. Yang paling penting adalah, adik-adik tetap semangat karena yang ada dihadapi (dunia kerja) itu jauh berbeda. Atau bisa saja tidak diperoleh saat adik-adik kuliah di sini,” katanya.

Tim Media dan Publikasi 
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Kisah Inspiratif I Gusti Ayu, Ibu Rumah Tangga Lulus S1 Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/kisah-inspiratif-i-gusti-ayu-ibu-rumah-tangga-lulus-s1-jadi-wisudawan-terbaik-fakultas-ilmu-pendidikan-ubhara-jaya/ Wed, 09 Oct 2024 07:48:10 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13322 Bekasi – Kisah inspiratif kali datang dari I Gusti Ayu Jeni Aksari yang baru diwisuda pada Rabu (2/10/2024). Ibu rumah tangga dengan satu anak ini sukses menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.

Statusnya sebagai istri dan ibu rumah tangga tak menyulutkan niatnya menempuh dunia pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). I Gusti Ayu mengaku di balik setiap pencapaian besarnya, selalu ada alasan kuat yang mendorongnya yaitu sosok suami dan anaknya. 

Ia ingin membuktikan kepada suaminya yang telah berjuang mendukung pendidikannya, bahwa pengorbanan tersebut tidak sia-sia. Selain itu, ia juga ingin memberikan contoh nyata kepada anak perempuannya tentang arti kesungguhan dan kegigihan dalam belajar. 

“Saya ingin anak saya melihat bahwa ibunya tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai tinggi, tetapi juga menunjukkan bagaimana tekad dan ketekunan bisa membawa kita pada kesuksesan,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Annisa, Alumni PKO Ubhara Jaya yang Sukses Berkarier di Dunia Senam

Dahulu, ia tidak pernah berani bermimpi bisa menjadi lulusan terbaik, apalagi setelah menikah dan memiliki anak. 

“Dulu saya pikir tidak mungkin seorang perempuan menikah dan punya anak bisa meraih prestasi seperti ini. Tapi ternyata, dengan tekad dan kerja keras, semuanya bisa dicapai,” katanya.

Pengalamannya ini mengubah pandangan bahwa perempuan, meski telah berumah tangga, tetap bisa berkontribusi dalam dunia akademik dan profesional. Menurutnya, pendidikan formal sangat penting bagi perempuan. I Gusti Ayu yakin bahwa perempuan yang berpendidikan tidak hanya akan mendidik anak-anaknya dengan baik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam membangun bangsa.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Belinda, Mahasiswa Ubhara Jaya Lawan Kanker Selama Kuliah hingga Raih Gelar Sarjana

“Kecantikan bisa pudar, pasangan bisa pergi, tapi pendidikan akan tetap ada dan menjadi bekal hidup,” tegasnya.

Di akhir wawancaranya, I Gusti Ayu berpesan kepada adik-adik tingkatnya untuk tidak menyia-nyiakan masa muda dan mengutamakan pendidikan. Ia pun akan terus mengenang Ubhara Jaya dengan tiga kata yaitu Jaya, Unggul dan Berkarakter. 

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>