Penelitian & Pengabdian Masyarakat – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Wed, 20 May 2026 01:44:09 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Penelitian & Pengabdian Masyarakat – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Ubhara Jaya Resmi Melakukan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Bertema Desa Berdampak dan Berkelanjutan https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-resmi-melakukan-pembukaan-kuliah-kerja-nyata-bertema-desa-berdampak-dan-berkelanjutan/ Wed, 20 May 2026 01:44:09 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17739 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema “Desa Berdampak dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ubhara Jaya dalam mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Pembukaan KKN dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 bertempat di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II, Bekasi.

Program KKN tahun ini melibatkan total 1.227 mahasiswa yang terbagi ke dalam 82 kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 15 mahasiswa. Para peserta akan melaksanakan pengabdian masyarakat di delapan desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN, yakni Desa Sumberjaya, Karang Satria, Kedung Pengawas, Buni Bhakti, Muara Bhakti, Mekarsari, Tambun, dan Lambang Sari.

Dalam kegiatan pembukaan KKN tersebut, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) turut menyampaikan sambutan mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program pengabdian yang berkelanjutan. Selain itu, Rektor Ubhara Jaya juga secara simbolis menyerahkan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, KKN juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial, meningkatkan kemampuan kolaborasi, serta membangun kepedulian terhadap persoalan di lingkungan masyarakat.

Tema “Desa Berdampak dan Berkelanjutan” menjadi landasan pelaksanaan program kerja mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian. Berbagai kegiatan dirancang untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, penguatan potensi desa, edukasi sosial, hingga pengembangan program yang berorientasi pada keberlanjutan.

Pelaksanaan KKN Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 ini juga merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat desa dalam menciptakan kontribusi nyata yang berkelanjutan. Diharapkan, kehadiran mahasiswa Ubhara Jaya dapat memberikan manfaat positif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas : +62 878-4162-4810

]]>
Dosen Ubhara Jaya Kembangkan Olimpiade PRISMA Daring, Hadirkan Inovasi Kompetisi Digital yang Transparan dan Andal https://ubharajaya.ac.id/dosen-ubhara-jaya-kembangkan-olimpiade-prisma-daring-hadirkan-inovasi-kompetisi-digital-yang-transparan-dan-andal/ Mon, 04 May 2026 08:37:11 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17665 Bekasi – Dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Dr. H. Tri Ginanjar Laksana, S.Kom., MCs., M.Kom, menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Bertempat di Aula Gedung TK Bintang Digital Kids, Perumahan Puri Hasana Blok A1 & A2, Luwung (Depan SDN 2 Luwung), Dr. Tri Ginanjar resmi menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia pendidikan melalui penyelenggaraan Olimpiade PRISMA Daring pada 6-11 April 2026. Platform ini digunakan dalam kompetisi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bimbel Star, sebagai upaya mendorong transformasi digital dalam pelaksanaan olimpiade akademik. 

Sebagai pengembang utama, Dr. Tri Ginanjar menegaskan bahwa aplikasi PRISMA Daring dirancang dengan arsitektur sistem yang kuat dan berorientasi pada performa tinggi. “Kami memastikan platform ini memiliki stabilitas yang baik untuk menangani akses peserta dalam jumlah besar secara bersamaan tanpa gangguan teknis,” ujarnya.

Selain itu, aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem ini. PRISMA Daring telah dilengkapi dengan fitur proctoring atau pengawasan digital guna menjaga integritas ujian dan meminimalisir potensi kecurangan selama kompetisi berlangsung.

Tidak hanya unggul dari sisi teknis, Dr. Tri Ginanjar juga menekankan pentingnya pengalaman pengguna (user experience). Antarmuka aplikasi dirancang sederhana dan ramah bagi anak-anak, sehingga peserta dapat lebih fokus dalam mengerjakan soal tanpa terkendala penggunaan teknologi.

Lebih lanjut, Dr. Tri Ginanjar menjelaskan bahwa kehadiran PRISMA Daring merupakan solusi atas berbagai kendala yang sering muncul dalam kompetisi luring. “Melalui sistem ini, proses distribusi soal dan kebutuhan tempat dapat diminimalisir. Penilaian juga dilakukan secara otomatis oleh sistem, sehingga hasilnya lebih transparan, objektif, dan akurat,” jelasnya.

Dalam implementasinya, sistem kompetisi PRISMA Daring menerapkan aturan penilaian yang jelas, di antaranya tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Apabila terjadi skor imbang, maka peringkat ditentukan berdasarkan kecepatan waktu pengerjaan peserta. Kompetisi ini juga dibagi ke dalam beberapa level, yakni Level 1, 2, 2+, dan 3, yang mencakup berbagai wilayah unit Bimbel Star seperti Mundu, Luwung, Kesambi, dan lainnya.

Olimpiade PRISMA Daring ini mendapat respons positif dari peserta dan masyarakat. Inovasi yang dihadirkan oleh Dr. Tri Ginanjar diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetisi digital yang lebih modern, efisien, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi.

Melalui karya ini, Dr. Tri Ginanjar Laksana turut menunjukkan kontribusi nyata dosen Ubhara Jaya dalam pengembangan teknologi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di era digital.

Ubhara Jaya melalui Fakultas Ilmu Komputer menyampaikan harapannya agar inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diadopsi secara lebih luas di berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Selain itu, Ubhara Jaya berharap kehadiran PRISMA Daring mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Kontribusi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dalam Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Pelecehan Seksual Kota Bekasi https://ubharajaya.ac.id/kontribusi-universitas-bhayangkara-jakarta-raya-dalam-raperda-pencegahan-dan-penanggulangan-pelecehan-seksual-kota-bekasi/ Mon, 27 Apr 2026 09:57:04 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17594 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyusunan kebijakan publik melalui keterlibatan aktif dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pencegahan dan penanggulangan pelecehan seksual yang tengah dibahas oleh DPRD Kota Bekasi (27/4/26).

Kehadiran Ubhara Jaya dalam proses ini diwujudkan melalui kontribusi akademik berupa penyusunan naskah akademik yang menjadi dasar penting dalam perumusan Raperda. Kajian tersebut disusun dengan pendekatan komprehensif yang mencakup aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis guna memastikan regulasi yang dihasilkan memiliki landasan ilmiah yang kuat serta implementatif.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak, selaku Ketua Tim Akademik dari Ubhara Jaya (beserta tim), Ketua MUI Kota Bekasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, sejumlah anggota DPRD, Dr. Ferry Gunawan, C.S.H., M.H., dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi. 

Pembahasan Raperda ini merupakan langkah strategis dalam merespon meningkatnya perhatikan terhadap kasus pelecehan seksual, sekaligus memperkuat upaya pencegahan, penanganan, dan perlindungan korban di tingkat daerah. Regulasi ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Melalui keterlibatan ini, Ubhara Jaya menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang berbasis riset dan kebutuhan nyata masyarakat. Sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan akademisi menjadi kunci dalam menghasilkan regulasi yang tidak hanya normatif, tetapi juga efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, Ubhara Jaya akan terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam berbagai isu strategis melalui penguatan kajian ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Perkuat Literasi Budaya dan Wawasan Kebangsaan di Sekolah Indonesia Cairo https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-perkuat-literasi-budaya-dan-wawasan-kebangsaan-di-sekolah-indonesia-cairo/ Thu, 27 Nov 2025 05:54:19 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16880 Bekasi – Tim PKM Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) yang terdiri dari Sri Wulandari, ST., M.M., Dr. Sani Aryanto, S.Pd., M.Pd., dan Auliya Prinandita, S.T., M.T., melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Integrasi Budaya Nusantara dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan Siswa di Sekolah Indonesia Cairo (SIC). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas kebangsaan, kreativitas, serta kompetensi literasi budaya di lingkungan sekolah Indonesia luar negeri.

Program ini diikuti oleh 150 murid dari jenjang TK–SMA serta 22 guru SIC (17 guru Indonesia dan 5 guru Mesir). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, 23–24 November 2025.

Baca Juga: Ubhara Jaya Perkuat Komitmen Keberlanjutan Global di UI GreenMetric 2025, Taiwan

Hari Pertama, acara dibuka oleh Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pelatihan guru yang mencakup:

  1. Materi “Memahami Miskonsepsi Literasi.”
  2. Strategi “Penguatan Kompetensi Literasi Melalui Teks Multimodal berbasis Kearifan Lokal.”

Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh 22 guru SIC dalam enam kelompok diskusi.

Hari kedua difokuskan pada kegiatan praktik budaya dan literasi siswa, di antaranya:

  1. Pengenalan Budaya Indonesia 
  2. Praktik Membatik Nusantara 
  3. Asistensi Pembuatan Puisi Nusantara 

Hasil karya siswa akan dikompilasi dalam bentuk Antologi Puisi Nusantara sebagai luaran nyata dari program.

Tim PKM Luar Negeri Ubhara Jaya juga diundang dalam Jamuan Makan Malam di KBRI Mesir oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Dr. Lutfi Rauf, M.A.

Baca Juga: Ubhara Jaya Perkuat Posisi Global lewat Pameran Pendidikan dan Kolaborasi Internasional di China

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Upacara Perayaan Hari Guru pada Tanggal 25 November 2025 yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., LL.M.,

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Gelar Pendampingan Pengelola Jurnal untuk Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Publikasi Ilmiah https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-gelar-pendampingan-pengelola-jurnal-untuk-tingkatkan-kualitas-tata-kelola-publikasi-ilmiah/ Wed, 19 Nov 2025 11:24:36 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16841 Bekasi – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan Kegiatan Pendampingan Pengelola Jurnal Ilmiah di Lingkungan Ubhara Jaya. Kegiatan ini digelar pada Rabu (19/11/2025) bertempat di Ruang Wilmar 103, Gedung Grha Tanoto.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendiskusikan berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan proses penerbitan jurnal, serta memperkuat tata kelola pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan Ubhara Jaya. Saat ini Ubhara Jaya mengakomodasi 30 jurnal elektronik yang dapat diakses masyarakat luas melalui laman ejurnal.ubharajaya.ac.id. Setiap jurnal memiliki kekhasan dan ruang lingkup yang merepresentasikan program studi yang ada di Ubhara Jaya. Jurnal-jurnal tersebut dimanfaatkan sebagai media publikasi hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun penulisan tugas akhir mahasiswa. Ubhara Jaya memiliki 8 jurnal yang telah terakreditasi secara nasional, mulai dari Sinta 3 hingga Sinta 5, sebagai bukti komitmen institusi dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah.

Baca Juga: Ubhara Jaya Terima Sertifikat Hak Cipta untuk Sistem Informasi Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), dalam sambutannya menuturkan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, saya berharap terjalinnya kerja sama yang baik, saling melengkapi, dan bertanggung jawab melalui kontribusi nyata dari para pengelola jurnal dan LPPM Ubhara Jaya dalam meningkatkan kualitas jurnal sekaligus mendukung peningkatan kualitas mutu dan kinerja kampus kita tercinta,” tutur Prof. Bambang.

Pelaksanaan kegiatan pendampingan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ubhara Jaya dan Universitas Mercu Buana terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selanjutnya, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Universitas Mercu Buana, yaitu Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, S.T., M.Eng., dan Kepala Bidang Publikasi Universitas Mercu Buana, Yananto Mahadi Putra, S.E., M.Si.

Prof. Andi dalam paparannya berfokus pada strategi internasionalisasi jurnal ilmiah sebagai upaya meningkatkan reputasi, visibilitas, dan kesiapan menuju indeksasi Scopus, dengan menekankan pemenuhan kriteria dasar jurnal internasional seperti penggunaan bahasa resmi PBB, keberagaman dewan redaksi lintas negara, serta kontribusi penulis dari berbagai negara. Beliau menjelaskan pentingnya Scopus sebagai basis data ilmiah global, manfaat indeksasi bagi reputasi institusi, serta lima persyaratan minimum yang harus dipenuhi jurnal, mulai dari kepemilikan International Standard Serial Number (ISSN), proses peer-review yang transparan, aksesibilitas internasional, hingga kebijakan etika publikasi yang jelas. Prof. Andi juga memaparkan komponen penilaian kesiapan jurnal menuju Scopus yakni kebijakan, kualitas konten, tingkat sitasi, keteraturan terbitan, ketersediaan metadata daring, serta strategi implementatif seperti penyusunan road map, pembagian peran dalam tim editorial, peningkatan kualitas artikel, penguatan jejaring internasional, dan benchmarking. Paparan diakhiri dengan contoh upaya peningkatan kualitas editorial dan sitasi yang telah dilakukan, termasuk ekspansi dewan editor internasional dan pertumbuhan pembaca, sebagai bukti kesiapan jurnal untuk kembali diajukan ke Scopus.

Baca Juga: Gelar Research Day, Rektor Ubhara Jaya: Ajang Diseminasi dan Pertanggungjawaban Akademik Dosen Pada Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sementara itu, Bapak Yananto menekankan optimalisasi pengelolaan jurnal elektronik berbasis Open Journal System (OJS) sebagai prasyarat utama untuk memenuhi standar akreditasi SINTA, dimulai dari pemahaman evolusi jurnal yang telah sepenuhnya bertransformasi ke format digital hingga pemenuhan seluruh komponen manajerial dan teknis yang diwajibkan. Materi mencakup struktur dasar pengelolaan jurnal pada perguruan tinggi, syarat terakreditasi (memiliki e-ISSN, etika publikasi, konsistensi terbitan, tercantum di Garuda, dan memiliki DOI), serta ketentuan teknis seperti jumlah artikel minimal, penomoran volume, dan keteraturan frekuensi terbit. Selain itu, disampaikan juga standar kelengkapan tampilan OJS mulai dari header, menu navigasi, cover jurnal, deskripsi jurnal, side menu, hingga footer yang harus memuat informasi identitas jurnal, pedoman penulis, proses review, kebijakan etika, indeksasi, dan akses. Beliau juga menyoroti pentingnya indeksasi nasional maupun internasional untuk meningkatkan visibilitas serta tata kelola jurnal yang profesional sebagai fondasi peningkatan mutu dan reputasi ilmiah institusi.

Kegiatan pendampingan ini diikuti oleh para pengelola jurnal ilmiah yang menaungi masing-masing jurnal. Melalui kegiatan pendampingan ini, Ubhara Jaya berharap para pengelola jurnal dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait proses penerbitan jurnal, penguatan tata kelola, serta strategi peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Hal ini menjadi langkah penting dalam mempertahankan reputasi akademik Ubhara Jaya sekaligus mendorong peningkatan kontribusi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Unkhair untuk Peningkatan SDM dan Penguatan Tri Dharma https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-tandatangani-nota-kesepahaman-dengan-unkhair-untuk-peningkatan-sdm-dan-penguatan-tri-dharma/ Mon, 03 Nov 2025 10:30:11 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16754 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Khairun (Unkhair), Ternate, dalam upaya memperkuat penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademik kedua universitas. Penandatanganan ini diselenggarakan pada Senin (03/11/2025) di ruang Rapat Senat, Gedung Grha Summarecon.

Baca Juga: Sinergi Perguruan Tinggi: Ubhara Jaya Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Lima Universitas di Indonesia

Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi strategis antar perguruan tinggi di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, Ubhara Jaya dan Unkhair berkomitmen untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, serta menciptakan peluang pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa maupun dosen.

Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman tersebut, akan dilaksanakan Pelaksanaan Kerja Sama (Implementation of Agreement) antara Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Khairun.

Melalui implementasi kerja sama ini, dosen dari Fakultas Hukum Ubhara Jaya akan turut berkontribusi dalam kegiatan pengajaran di Universitas Khairun, khususnya pada mata kuliah Sosiologi Hukum dan Pengantar Ilmu Hukum. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama semester ganjil dan genap tahun akademik 2025/2026, berlokasi di Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair), Ternate.

Baca Juga: FH UBJ Terima Kunjungan FH Unkhair Ternate, Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ilmu Hukum

Langkah ini diharapkan dapat mempererat hubungan akademik antar kedua institusi, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, serta memperluas cakrawala dosen dalam menjalankan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Ubhara Jaya dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi Indonesia di tingkat nasional.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas Ubhara Jaya: +62 878-4162-4810

]]>
FH UBJ Edukasi Hukum untuk Lindungi Masyarakat dalam Menghadapi Layanan Pinjaman Online di Kabupaten Bekasi https://ubharajaya.ac.id/fh-ubj-edukasi-hukum-untuk-lindungi-masyarakat-dalam-menghadapi-layanan-pinjaman-online-di-kabupaten-bekasi/ Thu, 09 Oct 2025 09:34:26 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16627 Bekasi – Fakultas Hukum (FH) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum bertema “Edukasi Perlindungan Hukum pada Konsumen Pinjaman Online” di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada (14/05/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Otih Handayani, S.E., S.H., M.H. bersama tim dosen dan mahasiswa FH UBJ, sebagai bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di era digital.

Penyuluhan ini dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif yang disertai sesi tanya jawab. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat setempat, mulai dari kalangan ibu rumah tangga, remaja, hingga aparat desa. Kegiatan turut disaksikan oleh Pejabat Kepala Desa dan perangkat desa, dengan total peserta aktif sebanyak 19 orang.

Baca Juga: Peran Mahasiswa KKN UBJ dalam Edukasi Hukum Pencegahan Narkoba bagi Komunitas Muda Desa Kedung Jaya, Kabupaten Bekasi

Materi yang disampaikan menyoroti fenomena maraknya pinjaman online (Pinjol) di Indonesia yang sering kali menimbulkan persoalan hukum dan sosial, seperti bunga tinggi, penyalahgunaan data pribadi, hingga praktik penagihan yang tidak manusiawi. Melalui paparan visual yang disampaikan, peserta diberikan pemahaman tentang perbedaan antara pinjol legal dan ilegal, cara memeriksa legalitas aplikasi melalui situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta tips aman dalam melakukan transaksi pinjaman.

Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada para pemateri mengenai pengalaman pribadi mereka dalam menghadapi masalah pinjaman online. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, seperti keamanan data pribadi, manfaat pinjol, dan langkah penanggulangan praktik pinjaman ilegal.

Kegiatan penyuluhan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Ciledug. Sebelum kegiatan berlangsung, sebagian besar peserta belum memahami secara jelas tentang aspek legalitas dan perlindungan hukum dalam transaksi pinjaman online. Namun setelah mengikuti penyuluhan, masyarakat menjadi lebih sadar akan hak-hak mereka sebagai konsumen dan lebih berhati-hati terhadap penawaran pinjaman yang mencurigakan.

Selain meningkatkan literasi hukum, kegiatan ini juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap praktik keuangan digital yang berisiko. Edukasi hukum yang dilakukan UBJ turut mendukung upaya pemerintah dan OJK dalam menekan penyebaran pinjol ilegal di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Program ini juga menjadi wadah konsultasi terbuka bagi masyarakat untuk melaporkan permasalahan hukum yang mereka alami secara langsung.

Sebagai hasil kegiatan, tim pengabdian masyarakat menghasilkan materi edukatif dalam bentuk artikel ilmiah, bahan presentasi, serta leaflet informatif yang dapat digunakan untuk sosialisasi lanjutan di sekolah maupun komunitas lokal. Dokumentasi kegiatan dan hasil evaluasi peserta menjadi dasar pengembangan program serupa di masa depan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat di tingkat desa, sekaligus memperluas jangkauan literasi keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab. Fakultas Hukum UBJ berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan hukum dan sosial saat ini.

Baca Juga: FH UBJ Tingkatan Kesadaran Hukum pada Pelaku UMKM Melalui Penyuluhan Perlindungan Merek di Desa Kedung Pengawas

Program penyuluhan hukum yang dilaksanakan di Desa Ciledug membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat mampu memberikan perubahan positif. Masyarakat tidak hanya mendapatkan wawasan baru tentang perlindungan hukum dalam pinjaman online, tetapi juga memperoleh keberanian untuk melindungi diri dari praktik keuangan ilegal. Dengan kegiatan ini, UBJ menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap kemaslahatan sosial dan pemberdayaan hukum di tingkat akar rumput.

Kegiatan ini sudah dipublikasikan ke jurnal dengan judul “Edukasi Perlindungan Hukum Pada Konsumen Pinjaman Online di Desa Setu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi,” dan bisa diakses melalui link berikut:
https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/abdibhara/article/view/3984/2431

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Peran Mahasiswa KKN UBJ dalam Edukasi Hukum Pencegahan Narkoba bagi Komunitas Muda Desa Kedung Jaya, Kabupaten Bekasi https://ubharajaya.ac.id/peran-mahasiswa-kkn-ubj-dalam-edukasi-hukum-pencegahan-narkoba-bagi-komunitas-muda-desa-kedung-jaya-kabupaten-bekasi/ Mon, 06 Oct 2025 13:57:04 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16601 Bekasi – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program kerja ini berfokus pada sosialisasi edukatif hukum tentang pencegahan penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang kian mengancam generasi muda.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/06/2025) di aula Kantor Desa Kedung Jaya ini mengusung tema “Sosialisasi Edukatif sebagai Strategi Pencegahan Dini terhadap Penggunaan Obat Terlarang di Komunitas Muda Desa Kedung Jaya.” Acara dihadiri oleh warga setempat, unsur pemerintah desa, Kapolsek Kedung Jaya, serta Ketua RT dan RW, dengan dukungan penuh dari perangkat desa.

Baca Juga: Penyuluhan FH UBJ: Edukasi Hukum Penggunaan Kekuatan kepada Anggota Polsek Metro Kemayoran

Penyuluhan ini dihadiri oleh Dr. Hirwansyah, S.H., M.H., M.Kn. dan Sri Wahyuni, S.H., M.H. selaku dosen Fakultas Hukum UBJ, serta melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum UBJ peserta KKN. Melalui metode ceramah interaktif, kegiatan ini tidak hanya berisi penyampaian materi satu arah, tetapi juga membuka ruang diskusi dan tanya jawab agar masyarakat, khususnya kawula muda, agar dapat memahami secara mendalam berbagai aspek hukum dan sosial terkait narkotika.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis narkotika, istilah dalam dunia peredaran gelap, hingga strategi pencegahan yang dibagi ke dalam tiga tahap:

  1. Pencegahan Primer: Yakni, melalui edukasi, penguatan moral, dan peningkatan peran keluarga serta lingkungan sosial.
  2. Pencegahan Sekunder: Bagi individu yang telah terpapar narkoba dengan intervensi medis dan sosial.
  3. Pencegahan Tersier: Yakni berfokus pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial mantan pengguna.

Selain penyampaian teori, kegiatan ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba. Diskusi terbuka antara warga, aparat desa, dan peserta KKN menghasilkan berbagai ide untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap ancaman narkotika. Dari hasil pelaksanaan, kegiatan ini berdampak signifikan bagi masyarakat Desa Kedung Jaya. Warga, terutama kalangan muda, memperoleh pemahaman hukum yang lebih kuat mengenai bahaya narkotika dan konsekuensi pidananya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kesadaran kolektif meningkat, terlihat dari antusiasme peserta yang mulai memahami bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga hukuman berat yang menanti.

Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kesadaran hukum tinggi. Mereka menjadi lebih waspada terhadap ajakan penyalahgunaan narkoba dan berkomitmen menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan produktif. Dampak positif ini juga dirasakan oleh aparat desa yang menilai kegiatan sosialisasi hukum semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: FH UBJ Tingkatan Kesadaran Hukum pada Pelaku UMKM Melalui Penyuluhan Perlindungan Merek di Desa Kedung Pengawas

Program kerja KKN ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menjadi sarana efektif dalam mendorong perubahan sosial. Mahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang membawa ilmu dan kepedulian hukum ke tengah masyarakat, sementara masyarakat memperoleh manfaat nyata dalam bentuk peningkatan literasi hukum dan kesadaran akan pentingnya pencegahan dini terhadap narkoba.

Kegiatan ini sudah dipublikasikan ke jurnal dengan judul “Sosialisasi Edukatif Hukum Sebagai Strategi Pencegahan Dini Terhadap Penggunaan Obat Terlarang Di Komunitas Muda Desa Kedung Jaya,” dan bisa diakses melalui link berikut: https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/abdibhara/article/view/4207/2472

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Pusat Kajian Bela Negara UBJ Gelar Brown Bag Discussion Series ke-2: Kesadaran Bela Negara di Era Digital https://ubharajaya.ac.id/pusat-kajian-bela-negara-ubj-gelar-brown-bag-discussion-series-ke-2-kesadaran-bela-negara-di-era-digital/ Mon, 29 Sep 2025 12:09:57 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16554 Bekasi – Pusat Kajian Bela Negara (Puskaben) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Brown Bag Discussion Series yang kedua. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (25/09/2025) di Ruang Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas), Grha Summarecon, dan dihadiri oleh perwakilan dosen dari tujuh fakultas UBJ.

Diskusi kali ini mengangkat tema “Kesadaran Bela Negara di Era Digital: Konteks Bela Negara dalam Perspektif Hukum, Pendidikan, Komputer, Psikologi, Ekonomi, dan Bisnis Komunikasi serta Teknik.” Brown Bag Discussion merupakan forum akademik santai namun bermakna, yang meniru tradisi diskusi ilmiah di sejumlah perguruan tinggi di Eropa dan Amerika. Tema kesadaran bela negara dipilih sebagai kelanjutan dari diskusi sebelumnya, yang menyoroti tantangan era digital, khususnya terkait disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK). 

Baca Juga: Pusat Kajian Bela Negara UBJ Gelar Diskusi Brown Bag Series Bahas Resiliensi dan Keamanan Manusia di Era Digital

Pada forum sebelumnya di tanggal (25/08/2025), terungkap bahwa salah satu tantangan terbesar adalah ketika oknum perwakilan pemerintah justru menyalahgunakan kewenangan digital yang dimilikinya. Situasi tersebut dinilai semakin relevan dengan kondisi terkini, mulai dari demonstrasi hingga aksi penjarahan yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Sebagai sivitas akademika, UBJ merasa perlu mengangkat isu ini menjadi mimbar diskusi akademik. 

Menurut Puskaben, konsep bela negara seharusnya berfungsi untuk mencegah meluasnya penyalahgunaan data digital dan memastikan agar aparat atau perwakilan pemerintah tidak terlibat dalam tindakan sewenang-wenang, termasuk dalam praktik perjudian online (judol) maupun bentuk penyalahgunaan digital lainnya.

Diskusi kali ini menghadirkan dua narasumber utama. Pertama, I-KHub Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Prakoso Permono, S.Sos., M.Si, yang membahas persoalan penyalahgunaan digital dalam perspektif sosial dan kebijakan. Kedua, Ketua Apsifor Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Nathanael E.J. Sumampouw, M.Psi., M.Sc., Ph.D., Psikolog, yang hadir secara daring memaparkan kondisi psikologis masyarakat dalam menghadapi era digital serta bentuk kesadaran bela negara yang perlu dikembangkan.

Melalui dua perspektif tersebut, forum ini membedah dua dimensi penting, yaitu bentuk penyalahgunaan digital yang mengancam kesadaran berbangsa dan bernegara, serta strategi penguatan kesadaran bela negara dari sisi psikologi masyarakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari perwakilan tujuh fakultas UBJ, yang memberikan beragam sudut pandang sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Baca Juga: Jadi Kekhasan Ubhara Jaya, Sekolah Kamnas Kembali Dibuka

Kegiatan Brown Bag Discussion Series ini diharapkan mampu menjadi ruang konsolidasi gagasan akademik lintas disiplin di UBJ, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kesadaran bela negara yang relevan dengan tantangan era digital. Diskusi ini juga merupakan implementasi dari visi UBJ, yaitu berwawasan kebangsaan dan berbasis sekuriti serta mendukung poin dua dari Asta Cita, Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Sinergi Mahasiswa UBJ: BEM FASILKOM dan BEM FIP UBJ Berkolaborasi dengan Cahaya Foundation untuk Pendidikan Keagamaan di Muara Gembong https://ubharajaya.ac.id/sinergi-mahasiswa-ubj-bem-fasilkom-dan-bem-fip-ubj-berkolaborasi-dengan-cahaya-foundation-untuk-pendidikan-keagamaan-di-muara-gembong/ Thu, 25 Sep 2025 12:15:33 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16526 Bekasi – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (BEM FASILKOM) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (BEM FIP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi strategis bersama Cahaya Foundation. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk distribusi donasi Juz Amma dan Iqro kepada dua Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi pada Minggu (21/09/2025).

Baca Juga: KKN FASILKOM UBJ Tingkatkan Literasi Digital Warga di Kelurahan Marga Mulya

Adapun dua lokasi yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah TPQ Rodatul Janah yang terletak di Kampung Kepu, Desa Jaya Bakti, serta TPQ An-Nahdliyah di Kampung Penombo, Desa Pantai Harapan Jaya. Pada TPQ Rodatul Janah, rombongan menyerahkan 20 eksemplar Iqro dan 20 eksemplar Juz Amma yang diterima langsung oleh pembimbing setempat. Sementara itu, di TPQ An-Nahdliyah, donasi berupa 30 eksemplar Iqro dan 30 eksemplar Juz Amma diserahkan kepada pembimbing.

Pada proses perencanaan, Ketua BEM FASILKOM UBJ, Muhammad Zain Al Farysi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan Cahaya Foundation sebagai mitra penyedia donasi serta berkolaborasi dengan BEM FIP UBJ. 

“Kami bekerja sama dengan Cahaya Foundation dan dikirimkan Iqro serta Juz Amma dari mereka. Kemudian, saya mengajak BEM FIP untuk berkolaborasi dalam kegiatan ini. Karena kegiatan ini berkaitan dengan pendidikan, maka dari itu kami mengajak BEM FIP untuk melihat langsung bagaimana keadaan pendidikan di daerah Muara Gembong,” Jelasnya.

Terkait manfaat kegiatan, Zain menyampaikan bahwa dampaknya dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

“Distribusi donasi berupa Iqro dan Juz Amma memberikan manfaat dan dampak dalam jangka pendek bagi santri di TPQ agar mereka lebih termotivasi untuk belajar membaca Al-Qur’an. Dalam jangka panjang, hal ini akan meningkatkan kualitas pendidikan agama sehingga para santri lebih cepat lancar membaca,” jelasnya.

Sebagai rencana ke depan, Zain berharap kolaborasi ini dapat diperluas dengan melibatkan seluruh BEM Fakultas di UBJ.

Baca Juga: Fasilkom UBJ Laksanakan Program Inovatif Berbasis Digitalisasi dan Kepedulian Lingkungan melalui KKN yang Berkelanjutan di Kelurahan Kebalen, Bekasi

“Kedepannya, kami ingin mengajak seluruh BEM Fakultas di UBJ untuk melihat bagaimana keadaan pendidikan di Muara Gembong. Banyak anak-anak di sana yang putus sekolah, sehingga penting bagi kita sebagai mahasiswa turut andil dalam permasalahan pendidikan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan solidaritas mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga mempertegas peran perguruan tinggi dalam menjalankan salah satu pilar dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, mahasiswa memperoleh pengalaman empiris dalam menerapkan nilai kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan sinergis antara dunia akademik dan komunitas sosial.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>