literasi digital – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 08 Jan 2026 07:57:06 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png literasi digital – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Mahasiswa Ubhara Jaya Wujudkan Pengabdian Masyarakat lewat KKN, Fokus Literasi Digital, Penghijauan, dan Keamanan https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-ubhara-jaya-wujudkan-pengabdian-masyarakat-lewat-kkn-fokus-literasi-digital-penghijauan-dan-keamanan/ Wed, 07 May 2025 09:10:05 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15381 Bekasi – Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) yang tergabung dalam Kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Komputer menggelar serangkaian program pengabdian masyarakat di Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Program ini berfokus pada peningkatan literasi digital, kebersihan, penghijauan, dan keamanan lingkungan, sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

Mahasiswa yang terdiri atas Ikbal Eka Saputra, Muhammad Dicky Alfaridzy, Wisnu Saputra,Rio Fachrudin,Farhan Dwi Setiawan, Rifqi Hafidz, Muhamad Rinjani Ramadan, Iqbal Abdillah, Bagas Djoko Haryanto didampingi dosen Rakhmat Purnomo memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait perlindungan data pribadi, pemanfaatan teknologi untuk kegiatan produktif, serta pencegahan penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Tak hanya fokus pada aspek digital, kelompok KKN ini juga melakukan gerakan penghijauan dengan menanam pohon dan menciptakan ruang hijau di lingkungan sekitar. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas udara serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Kelompok 9 KKN dari Fakultas Ilmu Komputer menggelar serangkaian program pengabdian masyarakat di Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi (Foto: Dok Kelompok 9 KKN)

Baca Juga: KKN Mahasiswa Ubhara Jaya Usung Program Psikoedukasi dan Konseling Keluarga Cegah Kenakalan Remaja

Di sisi lain, semangat menjaga kebersihan juga digaungkan melalui kampanye kebersihan yang melibatkan warga dalam kegiatan diskusi dan kerja bakti bersama. Kolaborasi ini menciptakan rasa memiliki terhadap lingkungan yang bersih dan sehat.

Inisiatif yang tak kalah penting adalah pemasangan CCTV di beberapa titik strategis sebagai upaya meningkatkan keamanan lingkungan. Program ini dilengkapi dengan edukasi tentang sistem keamanan berbasis komunitas, sehingga mendorong terbentuknya solidaritas antarwarga dalam menjaga ketertiban.

Seluruh kegiatan ini dikemas dengan pendekatan partisipatif, salah satunya melalui program Sapa Warga dan Lapor.go.id yaitu kunjungan rumah ke rumah dan diskusi kelompok kecil yang bertujuan menggali aspirasi serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

Baca Juga: KKN Mahasiswa Psikologi Ubhara Jaya Beri Motivasi Anak di Bantargebang lewat Program Konseling

Melalui sinergi antara mahasiswa dan warga, program KKN Kelompok 9 Ubhara Jaya ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, menjadikan Kelurahan Harapan Mulya sebagai contoh komunitas yang cerdas digital, peduli lingkungan, dan aman secara sosial.

KKN yang sudah dilaksanakan pada Desember 2024 ini sudah dipublikasikan ke jurnal Scientica Jurnal (2025), 3(3): 801-807. Jurnal dengan judul Peningkatan Literasi Digital Penghijauan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan di Kelurahan Harapan Mulya Melalui Program KKN ini bisa diaksed di link berikut: https://jurnal.researchideas.org/index.php/scientica/article/view/450/434.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Literasi Digital Jadi Kunci Tangkal Hoax di Kalangan Mahasiswa Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/literasi-digital-jadi-kunci-tangkal-hoax-di-kalangan-mahasiswa-ubhara-jaya/ Tue, 08 Apr 2025 07:50:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15206 Bekasi – Penyebaran hoax atau berita palsu justru menjadi tantangan besar yang terus mengintai, terutama di kalangan mahasiswa. Minimnya literasi digital dan kurangnya kemampuan berpikir kritis kerap menjadi penyebab utama mahasiswa mudah terpengaruh bahkan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Dalam merespons tantangan ini, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya melakukan sebuah penelitian kualitatif dengan pendekatan psikoedukasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sebagai langkah preventif terhadap penyebaran hoax di kalangan mahasiswa.

Penelitian yang dibuat oleh mahasiswa Ajeng Cahya Lestari, Alyaa Mahira, Annisa Khurrotul Luthfil Aini, Chyntia Martini, Nadia Karin dan dosen Rijal Abdillah ini pun telah dipublikasikan dalam Jurnal Humaniora, Sosial dan BisnisVol. 3No. 1Januari 2025, hal. 182-193

Dalam jurnal ini dijelaskan pelaksanaan kegiatan intervensi pada 6 Desember 2024, melibatkan 9 mahasiswa semester 3. Metode psikoedukasi digunakan dalam bentuk pelatihan terstruktur yang disertai diskusi interaktif dan penyampaian materi mengenai hoaks serta literasi digital.

Baca Juga: KKN Mahasiswa Ubhara Jaya Bangun Wilayah Berkelanjutan Lewat Inovasi Digital dan Peduli Lingkungan di Kelurahan Kebalen

Dalam hal ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya serta mengenali bias kognitif seperti bias konfirmasi. Responden diberikan kuisioner untuk menggali pandangan mereka. Hasilnya, mayoritas (6 dari 9 responden) menyebut bahwa penyebab utama penyebaran hoax di kalangan mahasiswa adalah rendahnya literasi digital. 

Responden juga menyoroti pengaruh media sosial dan minimnya kemampuan berpikir kritis sebagai faktor penyerta. Sebanyak 8 dari 9 responden menyatakan bahwa orang cenderung mempercayai hoaks yang sesuai dengan keyakinan mereka karena adanya bias konfirmasi. 

Mereka lebih mudah menerima informasi dari kelompok yang dianggap relevan dan cenderung mengabaikan fakta yang bertentangan dengan pandangan mereka. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan objektivitas dalam menyaring informasi.

Menariknya, seluruh responden (9 dari 9) menyatakan bahwa mereka biasa memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, seperti dengan membandingkan berbagai sumber, mengecek melalui situs pemeriksa fakta, dan mencari bukti pendukung.

Baca Juga: Mengupas Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Era Digital Lewat Jurnal Dosen Ubhara Jaya

Sementara itu, 6 dari 9 responden sepakat bahwa platform media sosial memiliki tanggung jawab besar dalam menghentikan penyebaran hoaks. Beberapa dari mereka menyarankan agar media sosial menyediakan fitur pelaporan dan menggunakan teknologi deteksi hoaks secara aktif. Mereka juga menyebut pentingnya penerapan kebijakan tegas dari platform digital untuk mencegah peredaran informasi palsu.

Ketika ditanya tentang pengalaman pribadi dalam menyebarkan hoax, 5 dari 9 responden menyatakan tidak pernah terlibat, sementara 4 orang lainnya mengaku pernah, meskipun tidak sengaja. Dari pengalaman tersebut, mereka belajar pentingnya berpikir kritis, mengecek kebenaran sumber informasi, dan berhati-hati dalam membagikan konten di media sosial.

Hasil penelitian ini menegaskan bahwa intervensi psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mengubah pola pikir mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali dengan keterampilan untuk menghadapi tantangan informasi digital dengan lebih bijak.

Ke depannya, literasi digital bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga institusi pendidikan, pemerintah, dan platform media sosial. Dengan edukasi yang berkelanjutan, terutama melalui pendekatan psikoedukasi yang terbukti efektif, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang valid dan membangun masyarakat yang lebih kritis terhadap informasi digital.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Dorong Transformasi Digital UMKM untuk Pembangunan Kelurahan Jatirahayu https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-kkn-ubhara-jaya-dorong-transformasi-digital-umkm-untuk-pembangunan-kelurahan-jatirahayu/ Wed, 26 Feb 2025 04:57:10 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14419 Bekasi – Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Program kerja yang mereka usung yakni “Sosialisasi  Internet  Sehat  dan  Digitalisasi  UMKM  untuk  Mendukung  Pembangunan  Kelurahan Jatirahayu”.

Kegiatan ini pun sudah diterbitkan di Journal of Computer Science Contributions (JUCOSCO) Vol.5| No.1| Januari 2025| Hal. 45-55Online ISSN : 2774-9037. Jurnal bisa diakses di https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/jucosco/article/view/3480/2210.

KKN kelompok 6 ini beranggotakan, Abrar Hiswara, Aldi Sandi Hidayat, Rayhan Daffa Prasetya, Raihan Malik, Situmorang Ondo Palito Tua, Risma  Damayanti,  Rafi  Azhar  Alfarizi,  Aban  Abyan  Afif,  Catur  Rizky  Nur  Akbar,  Arfi Alkahfi dan Erlangga Respaty Wardhani. Program ini berlangsung dalam beberapa tahapan yang terstruktur demi mencapai hasil yang optimal.

Baca Juga: Program KKN Ubhara Jaya di Kelurahan Mustikajaya Bekasi: Optimalisasi Emosi dengan Terapi Seni

Tahap awal pelaksanaan program diawali dengan survei kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM terkait literasi digital serta digitalisasi usaha. Pada 20 Desember 2024, tim KKN mengadakan pertemuan dengan Lurah Kelurahan Jatirahayu untuk memaparkan program kerja dan memperoleh dukungan penuh dari pihak kelurahan. Langkah ini menjadi kunci dalam memastikan koordinasi yang solid agar program dapat berjalan dengan lancar.

Sosialisasi dan komunikasi awal sebagai bentuk persiapan, tim KKN mendistribusikan surat undangan pada 24 Desember 2024 kepada Ketua UMKM setempat agar diteruskan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Jatirahayu. Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat dapat terlibat aktif dalam kegiatan yang akan dilaksanakan.

Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Dorong Transformasi Digital UMKM untuk Pembangunan Kelurahan Jatirahayu (foto: Dok Kelompok 6)

Pelaksanaan kegiatan program utama dimulai pada 27 Desember 2024 dengan sosialisasi internet sehat yang digelar di Aula Kelurahan Jatirahayu. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya internet sehat, penggunaan internet yang aman, validasi informasi, serta etika berinternet. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk presentasi dan diskusi interaktif untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam bagi masyarakat.

Selain itu, tim KKN juga memberikan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dalam proses digitalisasi usaha mereka. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membantu pelaku UMKM mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google Maps. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas usaha mereka secara digital, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dalam kegiatan tersebut, para UMKM ini diajarkan bagaimana pendaftaran di Google Maps, tim KKN juga memberikan pelatihan tambahan tentang penggunaan media sosial sebagai alat promosi dan pemasaran yang efektif. 

Baca Juga: Mahasiswa KKN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya Edukasi Perpajakan pada Gen Z

Setelah  melalui proses pendampingan yang cermat, para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google  Maps. Dengan demikian,  usaha  mereka kini  memiliki  visibilitas  yang  lebih  tinggi  di  dunia digital. Pelanggan yang ingin mencari produk atau layanan yang mereka tawarkan kini dapat dengan mudah menemukan lokasi usaha tersebut hanya dengan menggunakan aplikasi Google Maps

Sebagai bagian dari tahapan akhir, tim KKN melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk mengukur keberhasilan serta dampaknya bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Evaluasi mencakup tingkat partisipasi serta peningkatan pemahaman dan keterampilan digital peserta.

Kegiatan KKN ini resmi ditutup pada 7 Januari 2025 dengan acara penutupan yang dihadiri oleh perwakilan Kelurahan Jatirahayu dan pelaku UMKM yang telah berpartisipasi. Kehadiran mahasiswa KKN ini menjadi bukti bahwa Ubhara Jaya terus berkontribusi nyata untuk pengabdian ke masyarakat.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Fikom Ubhara Jaya Ikut Galakkan Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 https://ubharajaya.ac.id/fikom-ubhara-jaya-ikut-galakkan-gerakan-literasi-digital-nasional-2021/ https://ubharajaya.ac.id/fikom-ubhara-jaya-ikut-galakkan-gerakan-literasi-digital-nasional-2021/#comments Mon, 29 Nov 2021 05:07:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=7693 Bekasi – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) wilayah Jabodetabek ikut menggalakkan Gerakan Nasional Literasi Digital 2021. Gerakan yang bertujuan meningkatkan kecakapan digital masyarakat ini digelar dalam acara bertema “Kecakapan dan Sensibilitas dalam Peluang dan Tantangan Revolusi Digital,” berlangsung secara daring, Senin (29/11/2021).

Acara yang dibuka oleh sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo ini, mengajak masyarakat untuk mampu menciptakan konten kreatif yang positif dan menyejukkan melalui kecakapan dalam memanfaatkan teknologi.

“Gerakan Literasi Digital adalah kerja besar pemerintah yang perlu didukung oleh seluruh komponen bangsa. Saya mengapresiasi 110 lembaga dan komunitas yang terlibat dalam Program Gerakan Literasi Digital Nasional ini,” ucap Presiden dalam sambutan yang disampaikan secara daring di acara ini.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta, A Riza Patria dalam sambutannya menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti kegiatan literasi digital agar semakin bijak dalam menggunakan teknologi.

Baca Juga: Tim Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Ilmu Pendidikan Ubhara Jaya, Raih Dua Gelar Juara Dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

“Gerakan Literasi Digital yang digagas oleh Kementerian Kominfo ini adalah program yang baik bagi masyrakat. Saat ini, hampir setiap hari kita memikirkkan bagaimana caranya kita dan juga anak-anak kita tidak kecanduan handphone dan juga bijak dalam memanfaatkannya,” ungkap Riza Patria.

Sebagai penyelenggara kegiatan, ASPIKOM menegaskan kembali komitmen untuk terus mendukung upaya meningkatkan kecakapan digital masyarakat melalui Program Literasi Digital Nasional yang tengah digalakkan di Indonesia.

“Aspek teknologi harus bersinergi harmonis dengan manusia yang mengoperasikannya, oleh karena itu seluruh prinsip dalam mengembangkan kecakapan digital itu sudah sepantasnya mempertimbangkan dan mengkondisikan manusia sebagai elemen yang tak terpisahkan dari keberadaan teknologi,” ucap Dr. Muhammad Sulhan, Ketua Umum ASPIKOM.

Baca Juga: Bank BRI Dukung Kemajuan Ubhara Jaya Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR)

Webinar bersama antara Fikom Ubhara Jaya dan ASPIKOM Wilayah Jabodetabek ini menghadirkan sejumlah pembicara baik dari kalangan akademisi maupun praktisi antara lain, Dr. Ciwuk Musiana Yudhawasti, M.Hum selaku Dosen FIKOM Ubhara Jaya, Muhammad Fakhruddin, S. I. P., M. Si selaku Redaktur Harian Umum Republika, dan Azhar Irfansyah, S.IP, M.A selaku Dosen FIKOM Ubhara Jaya, dan Semmy Tyar Armandha, S. I. P., M.Si selaku Praktisi Prakerti Collective Intelligence.

Tak hanya menghadirkan gagasan teoritis secara kritis mengenai kecakapan digital, dalam webinar juga dihadirkan Key Opinion Leader (KOL) Albizia Akbar selaku Editor-in- Chief pada kanal Kok Bisa Channel, dan Co- Founder of Rumah Baca Halwa.

Kegiatan yang berlangsung secara daring (virtual) ini diikuti oleh sekitar 600 lebih mahasiswa dan dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
https://ubharajaya.ac.id/fikom-ubhara-jaya-ikut-galakkan-gerakan-literasi-digital-nasional-2021/feed/ 132