MBKM – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 06 Feb 2025 08:19:22 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png MBKM – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Tim Ubhara Jaya Edukasi Pelajar Kota Bekasi Cerdas Bermedia Sosial untuk Cegah Cyberbullying https://ubharajaya.ac.id/tim-ubhara-jaya-edukasi-pelajar-kota-bekasi-cerdas-bermedia-sosial-untuk-cegah-cyberbullying/ Thu, 06 Feb 2025 08:45:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14235 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menginisiasi kegiatan Proyek  Membangun  Desa  (PMD). Program yang diusung kali ini yakni sosialisasi “Cerdas Bermedia Sosial, Cegah Perundungan Siber” di Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqomah, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

PMD ini sudah dipublikasikan dalam bentuk jurnal yang terbit di Jurnal Pengabdian Sosial yang ditulis oleh Karina Azka Tridewi, Dina Rahmawati, Huwaida Qonitah dan Dian Sukmawati. Jurnal ini bisa diakses di link https://ejournal.jurnalpengabdiansosial.com/index.php/jps/article/view/618/528

Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital para pelajar, memberikan pemahaman tentang cyberbullying, serta mengajarkan cara mengidentifikasi dan mencegahnya. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mendampingi pelajar dalam membangun karakter yang lebih aktif, kritis, dan peduli terhadap lingkungan sosial mereka. 

Dalam hal ini, mahasiswa Ubhara Jaya berperan sebagai fasilitator yang  tidak  hanya  memberikan  edukasi,  tetapi  juga  menginspirasi  pelajar  untuk  memanfaatkan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan etika. Pendekatan yang digunakan mencakup berbagai aktivitas belajar, hingga diskusi interaktif yang diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih tanggap terhadap permasalahan sosial.

Baca Juga: Program KKN Ubhara Jaya di Kelurahan Mustikajaya Bekasi: Optimalisasi Emosi dengan Terapi Seni

Berdasarkan penelitian terbaru, bullying jangan kita anggap remeh, karena awalnya diidentikkan dengan ucapan menyakitkan atau tindakan fisik yang terjadi langsung, disebut sebagai bullying offline. Namun, dengan kemajuan zaman serta hadirnya internet dan media sosial, bullying kini juga terjadi dalam bentuk baru yang dikenal sebagai cyberbullying. Menurut UNICEF, cyberbullying adalah perilaku agresif yang dilakukan secara berulang melalui media elektronik terhadap seseorang atau kelompok yang dianggap tidak mampu melawan.

Sosialisasi Cerdas Bermedia Sosial yang dilaksanakan pada Jumat, 15 November 2024, melibatkan pelajar kelas 4, 5, dan 6. Acara ini dipimpin oleh dosen sebagai pemateri utama yakni Titis Nurwulan, S.Sos., M.I.Kom dan Moh. Rifaldi Akbar, S.Sos., M.Si. Sementara kelompok mahasiswa yang menggelar sesi ice breaking untuk membangun suasana yang santai dan menyenangkan, sehingga para siswa tetap antusias dan tidak merasa tegang selama kegiatan berlangsung.

Sosialisasi ini bukan hanya sekadar presentasi, tetapi juga mengutilisasi media audio-visual dengan tayangan YouTube yang dirancang untuk menarik perhatian peserta, sehingga mempermudah pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan.

Baca Juga: Mengupas Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Era Digital Lewat Jurnal Dosen Ubhara Jaya

Para pemateri memberikan penjelasan mendalam mengenai perbedaan antara bullying dan cyberbullying, serta berbagai bentuk cyberbullying yang dapat menimpa pengguna media sosial. Mereka juga membahas dampak dari tindakan cyberbullying, faktor penyebabnya, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya.

Tercatat ada 140 pelajar yang hadir, serta antusiasme mereka selama sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan pelajar dalam menghadapi tantangan penggunaan media sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelajar dapat lebih memahami pentingnya etika dalam bermedia sosial, serta menghindari perilaku negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Edukasi lebih lanjut mengenai cyberbullying masih sangat diperlukan, dan program sosialisasi berkelanjutan diharapkan mampu membantu pelajar untuk bersikap bijaksana dan menjadi generasi muda yang mampu menghadapi tantangan di era digital saat ini.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mahasiswa Prodi PKO Ubhara Jaya Laksanakan KKN Tematik di Kelurahan Marga Mulya https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-prodi-pko-ubhara-jaya-laksanakan-kkn-tematik-di-kelurahan-marga-mulya/ Mon, 14 Oct 2024 09:30:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13349 Bekasi – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melaksanakan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

KKN Tematik kali ini mengusung tema “Human Security dalam Implementasi Nilai-Nilai Bela Negara”. Kegiatan ini diikuti 21 mahasiswa kurang lebih selama 3 bulan, dari 23 September–23 Desember 2024. Warga di Kelurahan Marga Mulya yang terdiri atas 12 RW ini akan menjadi target program sebagai berikut;

  1. Memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tidak membuang sampah ke kali
  2. Melakukan kegiatan olahraga bersama dengan karang taruna kelurahan marga mulya
  3. Mendampingi puskesmas kelurahan marga mulya dalam kegiatan POSYANDU
  4. Memberikan edukasi kepada anak–anak muda untuk tidak melakukan tawuran, tidak menggunakan narkoba, 
  5. Membantu kelompok belajar non-formal dalam memberikan edukasi pendidikan ramah anak

Baca Juga: KKN PMD Mahasiswa Ubhara Jaya Ajarkan Pelaku UKM di Subang Jual Keripik Secara Online

Adapun daftar mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut yakni:

1. Elang Gema Ramadhan

2. Fadia Salma Destiana

3. Haidar Baghiz Abdillah

4. Iman Adriansyah

5. Muhammad Rizki Ma’arif

6. Muhammad Roffie

7. Rian Adi Suweno

8. Abdy Fernando

9. Achmad Oktamar

10. Adam Putra Wahyu

11. Amanda L A Loupatty

Baca Juga: 12 Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Ikuti Program MBKM Asistensi Riset di 2 Lembaga

12. Ardiansyah Chinuka

13. Dio Pranta Bangun

14. Edu Zakariyya

15. Rizky Ananda Siregar

16. Sandy Djanuar Hikmawan

17. Septifan Rizqi Aminullah Muchlis

18. Wesly Rivaldo Sitohang

19. Yofan Demus Panggabean

20. Zidane Ramadhan

21. Zulkifli Nur Taufiqullah

Pada Minggu, 13 Oktober 2024 mahasiswa PKO Ubhara Jaya bersama dengan TNI, POLRI, pemerintah dan masyarakat Kelurahan Marga Mulya melaksanakan kegiatan normalisasi sungai. Kegiatan tersebut pun diikuti 1.500 orang dari pukul 07.30 hingga selesai.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Kontribusi Nyata, 101 Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya Ikuti Proyek Membangun Desa https://ubharajaya.ac.id/kontribusi-nyata-101-mahasiswa-fikom-ubhara-jaya-ikuti-proyek-membangun-desa/ Thu, 10 Oct 2024 04:03:46 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13325 Bekasi – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) terus melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kali ini program yang dilaksanakan yakni Proyek Membangun Desa (PMD). 

Tercatat ada 101 mahasiswa Fikom yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terbagi menjadi 10 kelompok. Mereka tersebar di lima desa wilayah Kecamatan Bekasi Utara, Bekasi. 

Adapun rinciannya yakni

Desa Teluk Pucung

Kelompok 1 

1. Haikal Dwi Wicaksono (202210415337)

2. Gusti Juliyanto (202210415050)

3. Wiladi Andika Haryo Tetuko (202210415333)

4. Muhammad Rizky Rayhan (202210415387)

5. Nabila Azzahra Putri (202210415084)

6. Lidya (202210415085)

7. Nadila Eriska Fitri (202210415175)

8. Erviana Agus Prasetyaningrum (202210415079)

9 Nurlita Maelani Dewi (202210415388)

10. Asyifa Vania Sefiana (202210415164)

Baca Juga: 12 Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Ikuti Program MBKM Asistensi Riset di 2 Lembaga

Kelompok 2

1. Muhamad Satria (202210415393)

2. Ivan Dwi Kurniawan (202210415231)

3. Kevin De’ Reyhan Ma’ruf (202210415249)

4. Zaki Zuhal Bilhagi (202210415300)

5. Theresya Maria Oktaviyani M (202210415280)

6. Shevira Windy Irawan (202210415066)

7. Novelina Anggita (202210415163)

8. Nur Adfina Shebrin 202210415057

9. Lathifah Az-Zahrah Kesuma (202210415318)

10. Putri Eka Lestari (202210415185)

Desa Harapan Jaya

Kelompok 3

1. Putra Ganesha Ismail (202210415072)

2.  Arif Rahmat Adhi Gumilang (202210415025)

3. Rigjan Nurdiano Putra (202210415242)

4. Albert Frederiko Paparang (202210415078)

5. Firdha Laila Fadjrina (202210415091)

6. Fina Amelia  (202210415279) Harapan Jaya

7. Aura Syawalina Maharani (202210415339)

8. Haliza Tiara Lintang (202210415082)

9. Evin Ulfina Ristianti  (202210415021)

10. Kayla Shafa Nur Khaliza (202210415081)

– Desa Harapan Mulya

Kelompok 4

1. Ahmad Nawawi (202210415035)

2. Rizky Alfarezzy (202210415419)

3. Devan Aprial Shandy (202210415213)

4. Raihan Maulana (202210415281)

5. Ika Ayu Aguista (202210415212)

6. Sabrina Rossy Anwari Sumiarno (202210415009)

7. Devita Melani Afrianti (202210415405) 

8. Alifah Cahya Pratami (202210415262)

9. Widya Augustin (202210415042)

10. Ihami Adinda Nur Fadillah (202210415267)

Kelompok 5

1. Riovaldi Muzacky Arranman (202210415026)

2. Ihami Hardiyanto (202210415007)

3. Muhammad Daffa Riansyah (202210415251)

4. Aditya Prasetyo Ananta (202210415060)

5. Selvi Ani Lestari (202210415031)

6. Nabillah Sevyana Hadzani (202210415268)

7. Dea Devina  (202210415051)

8. Inez Sandra Oktaviani (202110415173)

9. Febri Yulia Nur Aidina  (202110415130)

10. Prastanti Septiana Wati (202110415145)

Baca Juga: Mengenal Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Calon Maba Ubhara Jaya Wajib Tahu

Kelompok 6

1. Azis Dwi Saputra (202210415202)

2. Muhammad Hasnan Fariz (202210415001)

3. Shuza Walia Muslih (202210415293)

4. Anung Prasetyo (202210415332)

5. Rhaditya Angreani Lestari (202210415219)

6. Saheba Isadora Ivana Sembiring (202210415330)

7. Laurence Ester Margaretta Haurissa (202210415218) 

8. Tri Wahyu Ningtias (202210415216)

9. Tafta Zania Aslan Winata (202210415152)

10. Elissa Erna Putri (202110415372)

Desa Kedung Pengawas

Kelompok 7 

1. Rangga Maulana Sidiq (202210415020)

2. Febriansyah Satria Dwi Nugroho (202210415343)

3. Fuad Hilmy Zhafier (202210415241)

4. Fikri Haikal (202210415260)

5. Risma Aulia Putri (202210415224)

6. Anugrah Vanesha Noor Fallah (202210415052)

7. Syafni Nur Sabrina Soap (202210415275)

8. Palma Hurul Jasmine Herman (202210415401)

9. Nawra Cinta Nadira(202210415286)

10. Mutiara Widanti Fizia (202210415282)

11. Ririn Faranisa (202210415271)

Kelompok 8

1. Rain Thomas (202210415252)

2. Farrel Danendra Arthanugraha (202210415351)

3. Bagus Rizki Nugroho (202210415263)

4. Yohanes Putra Waruwu (202010415343)

5. Puput Triaulia (202210415254)

6. Cica Rahma Fauziah (202210415017)

7. Luthfiah Nurfirda (202210415396)

8. Nabila Sisilia Citra (202210415018)

9. Naela Rahma Agustina (202210415359)

10. Kartika Septina Firdaus (202210417001)

Desa Sumur Batu

Kelompok 9 

1. Thio Subakti (202210415229)

2. Achmad Maulana Rizki (202210415346)

3. Ara Ababil Rivano (202210415240)

4. Rangga Dinatha (202110415054)

5. Amanda Putri Shaleha (202210415122)

6. Nur Amalia (202210415010)

7. Melinda Damayanti Lende (202210415037)

8. Faigoh Lailani Salsabila (202210415086)

9. Errina Azkiya Choirunnisa (202210415296)

10. Rahma Widya Zulaeha (202210415292)

Baca Juga: Pertukaran Pelajar, 10 Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya Belajar di Universitas Budi Luhur

Kelompok 10

1. Muhammad Andhika Athallah Hilabi (202210415093)

2. Muhammad Fadillah Ramadhan (202210415250)

3. Gilang Ramadhan (202210415386)

4. Retno Wulandari (202210415255)

5. Aprilia Putri (202210415238)

6. Huwaida Qonitah (202310417002)

7. Dina Rahmawati (202110415154)

8. Naila Aurellia (202210415397)

9. Karina Azka Tridewi (202210415178)

10. Kalika Waranggani Nyngrum (202210415054)

Program PMD  dapat dilaksanakan dalam durasi pendek, menengah dan panjang.

Durasi Pendek : 8160 menit (setara 3 sks)

Durasi menengah : 10.880 menit (4 sks) – 27.200 menit (10 sks)

Durasi Panjang : 29.920 menit (11 sks ) – 54.400 menit (20 sks)

Tujuan pelaksanaan PMD ini untuk mengembangkan potensi desa, menangani masalah, dan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Pertukaran Pelajar, 10 Mahasiswa Fikom Ubhara Jaya Belajar di Universitas Budi Luhur https://ubharajaya.ac.id/pertukaran-pelajar-10-mahasiswa-fikom-ubhara-jaya-belajar-di-universitas-budi-luhur/ Tue, 08 Oct 2024 06:28:14 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13307 Bekasi – Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) terpilih mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Budi Luhur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

Dilansir dari portal resmi Pusat Informasi Kampus Merdeka Kemendikbud disebutkan jika pertukaran pelajar atau program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) ini merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester. Tujuannya untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Adapun ke-10 mahasiswa tersebut yakni;

1. Regina Amanda (202310415063)

2. Aulia Maharani (202310415281)

3. Novi Solobian (202210415402)

4. Maisya Savinka Achmad (202210415225)

5. Intan Nur Oktavianti Abadi (202210415205)

6. Rima Ramandini (202210415206)

7. Puput Puri Pramudita (202210415222)

8. Murni Kurniati Wardani (202210415135) 

9. Nadine Aisyah Putri (202210415107)

10. Malika Farindyra Putri (202210415347)

Baca Juga: 12 Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Ikuti Program MBKM Asistensi Riset di 2 Lembaga

Bagi mahasiswa yang lolos kegiatan tersebut diwajibkan mengikuti sejumlah ketentuan;

1. Mengikuti perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PT Penerima

2. Mengikuti pembelajaran Mata Kuliah dan juga Modul Nusantara (MN) sesuai jadwal yang ditentukan Dosen MN

3. Menyusun dan mengumpulkan laporan tepat waktu

4. Memberikan informasi atau keterangan yang benar pada saat proses administrasi dan/atau pelaksanaan program

5. Menaati moral kesusilaan dan toleransi terhadap perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta tidak terlibat pengabaian, kekerasan, perundungan, dan/atau intimidasi

Baca Juga: Mengenal Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Calon Maba Ubhara Jaya Wajib Tahu

6. Menjalankan tugas dan kegiatan program

7. Mengikuti program sampai masa program berakhir

8. Mengikuti ketentuan program dan/atau peraturan perundang-undangan

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta

]]>
12 Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Ikuti Program MBKM Asistensi Riset di 2 Lembaga https://ubharajaya.ac.id/12-mahasiswa-fakultas-ilmu-komunikasi-ikuti-program-mbkm-asistensi-riset-di-2-lembaga/ Mon, 07 Oct 2024 04:39:10 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13194 Bekasi – Sebanyak 12 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) terpilih mengikuti Program Asistensi Riset. Kegiatan tersebut merupakan program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

Program asistensi riset adalah salah satu komponen dari program MBKM yang ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang berprestasi untuk mengikuti asistensi riset. Pelaksanannya bisa di perguruan tinggi atau lembaga riset terkemuka di dalam negeri dan luar negeri.

Adapun 12 mahasiswa itu terbagi di dua lembaga, berikut daftarnya.

– Yayasan Rumah Komunitas Kreatif (YRKK)

1. Sahara Uli Panggabean (202210415342)

2. Narindra Dharmawicaesa (202210415187)

3. Alfajri Ramadhan (202110415153)

4. Vanessa Fedora Tumbelaka (202110415025)

5. Angela Jani Sentosa (202110415010)

6. Pryanada Dwival Sri Haryuni (202110415015)

7. Dika Otami (202110415395)

Baca Juga: Mengenal Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Calon Maba Ubhara Jaya Wajib Tahu

8. Avita Mei Hansari (202110415317)

9. Jagadditha Maharani (202110415312)

10. Aditya Maulana Yusuf (202110415035)

– Pengadilan Negeri Kota Bekasi

11. Hindun Nurun’Ala (202211045035)

12. Maulana Akbar Fadhillah (202210415001)

Dilansir dari buku panduan MBKM Kemendikbud disebutkan, mahasiswa yang memiliki passion menjadi peneliti, merdeka belajar dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan penelitian di Lembaga riset/pusat studi. Melalui penelitian mahasiswa dapat membangung cara berpikir kritis, hal yang sangat dibutuhkan untuk berbagai rumpun keilmuan pada jenjang pendidikan tinggi.

Dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa akan lebih mendalami, memahami, dan mampu melakukan metode riset secara lebih baik. Bagi mahasiswa yang memiliki minat dan keinginan berprofesi dalam bidang riset, peluang untuk magang di laboratorium pusat riset merupakan dambaan mereka. 

Baca Juga: Ubhara Jaya Gelar Focus Group Discussion, Laporkan Kemajuan Implementasi MBKM

Selain itu, Laboratorium/Lembaga riset terkadang kekurangan asisten peneliti saat mengerjakan proyek riset yang berjangka pendek (1 semester – 1 tahun). Tujuan program penelitian/riset antara lain:

1) Penelitian mahasiswa diharapkan dapat ditingkatkan mutunya. Selain itu, pengalaman mahasiswa dalam proyek riset yang besar akan memperkuat pool talent peneliti secara topikal.

2) Mahasiswa mendapatkan kompetensi penelitian melalui pembimbingan langsung oleh peneliti di lembaga riset/pusat studi.

3) Meningkatkan ekosistem dan kualitas riset di laboratorium dan lembaga riset Indonesia dengan memberikan sumber daya peneliti dan regenerasi peneliti sejak dini.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
63 Mahasiswa Ubhara Jaya Lolos Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7 https://ubharajaya.ac.id/63-mahasiswa-ubhara-jaya-lolos-program-magang-dan-studi-independen-bersertifikat-msib-batch-7/ Mon, 23 Sep 2024 07:51:45 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13161 Bekasi – Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) lolos program Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7. Kegiatan MSBI ini merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi lolos ini akan menjalani program magang di sejumlah lembaga dan perusahaan yang bekerja sama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sebelumnya para mahasiswa ini juga telah melewati sejumlah seleksi untuk bisa lolos.

Berikut adalah daftar mahasiswa Ubhara Jaya yang berhasil lolos dalam program Studi Independen:

Program Studi Ilmu Komunikasi:

  1. Fadhillah Ramadhania – PT Global Edukasi Talenta Inkubator, Studi Independen Global Digital Talent Entrepreneur.
  2. Keko Aiku – PT Revolusi Cita Edukasi, RevoU Tech Academy – Data Analytics And GenAI.
  3. Adzkya Dziel Fadellah – PT Global Edukasi Talenta Inkubator, Studi Independen Global Digital Talent Entrepreneur.
  4. Dahlia Nur Halizah – PT Global Edukasi Talenta Inkubator, Studi Independen Global Digital Talent Entrepreneur.
  5. Rosiyanah Marsani – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  6. Nina Deliana Modjo – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  7. Sabrina Khaerani Isnaini – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  8. Muhammad Reji Alfarisi – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  9. Nabiila Budhiyani – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  10. Arrasyifah Leby – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  11. Dwi Aulya Yunitasari – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  12. Tiara Astrilia Suherman – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  13. Eka Sabrina Ramadhani – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  14. Nadia Dwi Mardiyana – PT Global Edukasi Talenta Inkubator, Studi Independen Global Digital Talent Entrepreneur.
  15. Alya Fikriyani – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  16. Jeremy Adrian Wibowo – PT Global Edukasi Talenta Inkubator, Studi Independen Global Digital Talent Entrepreneur.
  17. Maulida Umiardi Lestari – PT Digitalisasi Pemuda Indonesia, Copywriting For Entry Level Content Strategist.
  18. Dwi Hamidah Ashari – PT LPIA Vokasi Nusantara, Public Speaking Yang Menarik Dan Memukau Audensi.
  19. Raissa Nabila – PT Linkdataku Solusi Indonesia, Rapid Digital Marketing Bootcamp.
  20. Aisyah Rahmalia – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  21. Bentang Dwi Wirahma – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  22. Nazwa Nurfadiya Rasiya – PT Linkdataku Solusi Indonesia, Rapid Digital Marketing Bootcamp.
  23. Diyan Rahmah Trisnajati Nagari – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.
  24. Annisa Khalila – PT Certrova Solusi Indonesia, Certified Digital Data Science & Public Relation Practitioner.

Program Studi Teknik Industri:

  1. Meila Adisty Putri – PT Dicoding Akademi Indonesia, Bangkit Academy 2024 By Google, GoTo, Tokopedia, Traveloka – Machine Learning Learning Path.
  2. Muhammad Alief Nurudin Kesuma – Yayasan Sekolah Ekspor Nasional, Be A Digital Exporter.
  3. Virdan Yunior Ismail – Yayasan Sekolah Ekspor Nasional, Be A Digital Exporter.

Program Studi Informatika:

  1. M. Jafar Sodik – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  2. Zacky Firdaus – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  3. Aldira Ryan Pratama – PT Dicoding Akademi Indonesia, Bangkit Academy 2024 By Google, GoTo, Tokopedia, Traveloka – Machine Learning Learning Path.
  4. Tata Arya Cahyaaty – PT Mitra Talenta Grup, Celerates Acceleration Program – Data Science Basic.
  5. Marsyanda Salsa Nabila – Yayasan Bakti Achmad Zaky, [STARTUP CAMPUS] Artificial Intelligence: Solutions For A Sustainable Future.
  6. Aldo Firman Gustian – PT Impactbyte Teknologi Edukasi, UI/UX Design.
  7. Rizki Irsyad Maulana – PT Impactbyte Teknologi Edukasi, UI/UX Design.
  8. Muhammad Holik – Yayasan Dicoding Indonesia, Bangkit Academy 2024 By Google, GoTo, Tokopedia, Traveloka – Cloud Computing Learning Path.
  9. Zacky Achmad Sholeh – PT Mitra Talenta Grup, Celerates Acceleration Program – Data Analyst & Business Intelligence.
  10. Erlangga Respaty Wardhani – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  11. Muhammad Luqmanul Hakiem – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  12. Ipon Syawal Adilah – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  13. Gladis Hafifah – Yayasan Bakti Achmad Zaky, [STARTUP CAMPUS] Artificial Intelligence: Solutions For A Sustainable Future.
  14. Guruh Putra Febian – Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Interaksi Manusia dan Komputer, International Software Engineering Diploma – Python Web Developer.
  15. Achmad Fasya Ardiza Setiawan – PT Gama Multi Usaha Mandiri, Cybersecurity: Skill Penting Yang Dibutuhkan Cybersecurity Engineer.
  16. Farah Nabila – PT Revolusi Cita Edukasi, RevoU Tech Academy – Data Analytics And GenAI.
  17. Ridho Ramadhan – PT Bisa Artifisial Indonesia, Data Science.
  18. Rizqi Saputra – Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Interaksi Manusia dan Komputer, International Software Engineering Diploma – Python Web Developer.
  19. Oktaviani – Yayasan Bakti Achmad Zaky, [STARTUP CAMPUS] Data Science: Greener Future With Data-Driven Solutions.

Berikut adalah daftar mahasiswa Ubhara Jaya yang berhasil lolos dalam program Magang:

Program Studi Informatika

  1. Muhammad Fahreza Mufaris – Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi | UI/UX Engineer (SISTER-BKD)

Program Studi Manajemen

  1. Wirata Yasa Kencana – PT Vocasia Eduka Technology | Administration & Class Facilitator
  2. Siti Wahdaniyah Putri – PT Metra-Net | Account Receivable
  3. Amanda Dwi Putri –  PT Vocasia Eduka Technology | Partnership & Sales
  4. Dinda Adelia – PT Home Credit Indonesia | HR Business Partner

Program Studi Ilmu Komunikasi

  1. Restu Khan – PT Segara Artha Investama | IT Digital Marketing
  2. Mohamad Haikal Darmawan – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III | Content Media Creator
  3. Salsabila Dinda Heriyani – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III | Content Media Creator
  4. Vincent Yosia Abygail – PT Trans Retail Indonesia | Commercial Staff – Trans Living & Trans Hardware
  5. Cahyo Maulidan Hamzah – PT Surya Citra Media Tbk | QC Editor
  6. Keisya Rea Paramitha – PT Hacktivate Teknologi Indonesia | Admission and Student Success Assistant (Jakarta)

Program Studi Psikologi

  1. Cecilia Trihastuti Sitorus – PT Indomarco Prismatama | Human Capital Intern
  2. Tannya Athalla Maulitya – PT Digital Inisiatif | DES – Human Resource Development
  3. Riska Azza Amellia – PT Stress Management Indonesia | Konselor & Asisten Fasilitator

Program Studi Akuntansi

  1. Amanda Nurmaulida – BPJS Ketenagakerjaan | Investment Analyst Ekonomi dan Portofolio (Kantor Pusat Jakarta)

Program Studi Teknik Industri

  1. Fajar Muhammad – PT Segara Artha Investama | Operasional Logistik

Program ini tidak hanya memberikan pembelajaran teoretis, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Ubhara Jaya bangga atas pencapaian mereka dan terus mendukung kesuksesan mahasiswa dalam dunia digital. Dilansir dari dari portal resmi Kampus Merdeka Mendikbud, program MSIB ini secara langsung diawasi oleh Kemendikbudristek selama satu semester. Mahasiswa yang mengikuti program ini pun mendapat jaminan konversi SKS yang diakui perguruan tinggi. 

Tim Media dan Publikasi 

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Program Wirausaha Merdeka 2024 Dibuka, Kesempatan Mahasiswa Ubhara Jaya Kembangkan Diri https://ubharajaya.ac.id/program-wirausaha-merdeka-2024-dibuka-kesempatan-mahasiswa-ubhara-jaya-kembangkan-diri/ Wed, 21 Aug 2024 05:27:35 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=12392 Bekasi – Program Wirausaha Merdeka (WMK) 2024 resmi dibuka dari Senin, 5 Agustus 2024 hingga 3 September 2024. Para mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) bisa mendaftar secara daring melalui laman resmi Wirausaha Merdeka di https://wirausahamerdeka.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id.

Diketahui jika WMK merupakan salah satu inisiatif dari program Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuan dari program ini yakni memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang kewirausahaan, mempersiapkan mereka menjadi calon wirausahawan yang handal.

Program ini melibatkan berbagai perguruan tinggi sebagai mitra pelaksana, yang bekerja sama dengan Kemendikbudristek untuk mendorong minat mahasiswa dalam berwirausaha. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan pengalaman kerja mahasiswa.

Sebagai bagian dari upaya Pemerintah Indonesia mencapai target terciptanya 1 juta wirausahawan baru pada tahun 2024, yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022, pelaksanaan WMK akan berlangsung selama satu semester di berbagai perguruan tinggi mitra. Mahasiswa yang mengikuti program ini juga memiliki kesempatan untuk mengonversi kredit kuliah hingga 20 SKS.

Baca Juga: Pengumuman Kelulusan Hasil Seleksi PMB Gelombang IV Tahap III Tahun Akademik 2024/2025

Syarat Daftar WMK 2024:

1. Mahasiswa aktif dari program studi D2, D3, D4, dan S1 minimal semester 3. 2. Mahasiswa S2 dan S3 diperkenankan mendaftar dengan syarat tidak mengonversi SKS.

3. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif di PTN atau PTS di bawah naungan Kemendikbudristek.

4. Tidak sedang menyusun skripsi atau tugas akhir pada saat pendaftaran.

5. Tidak mengambil mata kuliah di perguruan tinggi asal selama mengikuti program WMK.

6. Pendaftaran dilakukan melalui perguruan tinggi pelaksana program. Jika tidak lolos seleksi di perguruan tinggi pertama, pendaftaran bisa dilakukan di perguruan tinggi lain.

7. Memiliki surat rekomendasi dari ketua program studi atau pimpinan perguruan tinggi.

8. Program ini dapat dikonversi menjadi SKS.

9. Membuat surat pernyataan di atas materai yang menyatakan tidak mengikuti program MBKM lainnya.

10. Memiliki surat izin dari orang tua.

11. Bersedia mengikuti program secara penuh waktu dan memenuhi semua persyaratan dokumen.

Baca Juga: Info Uji Kompetensi Gelombang II 2024 di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Cara Mendaftar WMK 2024:

1. Kunjungi laman resmi https://wirausahamerdeka.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/.

2. Isi data diri yang mencakup nama, tempat dan tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tervalidasi, serta Nomor Induk Mahasiswa (NIM) sesuai data di PDDikti.

3. Pastikan alamat kecamatan, kabupaten, dan provinsi sesuai dengan data di aplikasi MBKM.

4. Siapkan dokumen persyaratan yang diperlukan.

5. Pilih perguruan tinggi pelaksana program sesuai keinginan.

6. Jika tidak diterima, peserta masih bisa mendaftar di perguruan tinggi lain dengan memenuhi persyaratan dokumen.

Jadwal Seleksi WMK 2024:

1. Pendaftaran: 5 Agustus-3 September 2024

2. 16-19 September 2024

3. Kegiatan: Mulai 23 September 2024

Informasi lebih lengkap kalian bisa mengakses Buku Panduan Program WMK 2024. Mahasiswa Ubhara Jaya jangan lewatkan kesempatan ini, daftarkan dirimu sekarang juga.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mengenal Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Calon Maba Ubhara Jaya Wajib Tahu https://ubharajaya.ac.id/mengenal-merdeka-belajar-kampus-merdeka-mbkm-calon-maba-ubhara-jaya-wajib-tahu/ Thu, 15 Aug 2024 07:08:51 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=12234 Bekasi – Calon mahasiswa baru (maba) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) wajib mengenal apa itu Mereka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini merupakan kebijakan yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Disebutkan Kemendikbudristek jika program Kampus Merdeka tujuannya memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai bidang studi dan kegiatan di luar kampus. Melalui kebijakan ini, mahasiswa diberi hak untuk mengambil mata kuliah di luar program studi selama satu semester serta mengikuti kegiatan di luar perguruan tinggi selama dua semester. 

Perguruan tinggi juga diberi wewenang untuk menyediakan kegiatan Kampus Merdeka yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mahasiswa mereka.

Baca Juga: Mahasiswa Ubhara Jaya Suci Rahmadhania Berbagi Kisah Sukses Raih Gelar Best Intern di MSIB Batch 6

Berikut adalah beberapa jenis kegiatan yang tersedia dalam program Kampus Merdeka:

1. Magang Bersertifikat

2. Studi Independen

3. Kampus Mengajar

4. Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)

5. Pertukaran Mahasiswa Merdeka

6. Membangun Desa (KKN Tematik)

7. Proyek Kemanusiaan

8. Riset atau Penelitian

9. Wirausaha

Partisipasi dalam kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk karir di masa depan. Mahasiswa dapat terus memantau perubahan di dunia luar kampus dan mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam konteks nyata.

Mengapa Mahasiswa Perlu Mengikuti Program Kampus Merdeka?

1. Pengalaman Praktik di Lapangan: Kegiatan praktik yang dilakukan dapat dikonversi menjadi SKS.

2. Eksplorasi Pengetahuan dan Kemampuan: Mahasiswa dapat mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan di lapangan selama lebih dari satu semester.

3. Belajar dan Memperluas Jaringan: Program ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dari mitra berkualitas dan memperluas jaringan di luar program studi atau kampus asal.

Mahasiswa Bisa Daftar lebih dari satu program Kampus Merdeka dalam periode yang sama?

Mahasiswa diperbolehkan mendaftar lebih dari satu program dalam periode yang sama. Namun, mahasiswa hanya dapat memilih atau aktif dalam satu program saja dalam periode tersebut.

Baca Juga: Belmawa dan Ubhara Jaya Gelar Bimtek Penerimaan Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran

Apakah ada batas maksimal untuk mahasiswa yang lolos dan aktif mengikuti kegiatan dalam program Kampus Merdeka?

Berikut adalah ketentuan maksimal untuk aktif terdaftar dalam program Kampus Merdeka:

– Magang Bersertifikat dan Studi Independen (MSIB): Maksimal dua kali (dua angkatan).

– Kampus Mengajar: Maksimal satu kali (satu angkatan).

– Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM): Maksimal satu kali (satu angkatan).

Program Kampus Merdeka diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, membangun jejaring profesional, dan mendapatkan pengalaman praktis yang berharga. 

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) terus mendukung program MBKM tersebut. Sejumlah mahasiswa Ubhara Jaya telah mengikuti kegiatan MSIB. Tak hanya itu, mahasiswa Ubhara Jaya juga ikut berkontribusi di program Membangun Desa (KKN Tematik) hingga program Wirausaha. Nah calon mahasiswa yang sudah bergabung di Ubhara Jaya bisa memanfaatkan program ini.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Belmawa dan Ubhara Jaya Gelar Bimtek Penerimaan Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran https://ubharajaya.ac.id/belmawa-dan-ubhara-jaya-gelar-bimtek-penerimaan-bantuan-akselerasi-pengembangan-kurikulum-dan-pembelajaran/ Fri, 07 Jun 2024 05:24:05 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=10474 Bekasi – Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggandeng Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melaksanakan bimbingan teknis (bimbek) di Kampus II, Bekasi, Kamis (6/6/2024). Materi yang disampaikan yakni Bimtek Penerimaan Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi untuk Mendukung Kampus Merdeka Tahun 2024.

Kegiatan ini diikuti sejumlah perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi di bawah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta. Pelaksanaanya dilakukan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Dalam kesempatan kali sambutan Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H, M.M., Ph.D.,D.Crim (Honoris Causa) diwakilkan Wakil Rektor I, Prof Dr. Ramlani Lina Sinaulan S.H., M.H. Dia pun mengucapkan rasa bangga lantaran Ubhara Jaya kali ini bisa menjadi tuan rumah dalam bimtek sesi 1. 

Prof Lina mengharapkan jika bimtek ini nantinya bisa membantu program studi dalam merancang kurikulum yang dapat membantu mahasiswa di perguruan tingginya atau di kampus lain.

“Di sisi lain rancangan kurikulum diharapkan menjadi dasar program studi tidak hanya memfasilitasi mahasiswanya dalam berbagai kegiatan pembelajaran MKBK (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka), tetapi juga menjadi modal bagi program studi mengembangkan kampus merdeka mandiri yang dapat membantu mahasiswa di perguruan tinggi lain,” ucapnya.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Diketahui ada tiga materi bimtek yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yakni Pengembangan KPT sesuai KKNI dan SN-Dikti dengan pendekatan Outcome Based Education yang dibawakan oleh Prof. Dr. Edy Cahyono M.Si. Kemudian Strategi Akselerasi MBKM Mandiri disampaikan Gatot Fatwanto Hertono Ph.D. Selanjutnya Strategi Keberlanjutan serta Mekanisme Pengakuan Kredit Program MBKM disampaikan Bagus Jati Santoso, S.Kom., Ph.D. 

Dalam salah satu presentasinya, Gatot menyebutkan pentingnya transformasi pendidikan. Sehingga akan lebih pas kalau perguruan tinggi membuat kebijakan yang pas untuk capaian pembelajaran lulusan (CPL).

“Kampus merdeka inikan dirancang agar mahasiswa bisa mendapatkan perkuliahan tidak hanya di kampus, tetapi juga mendapatkan kompetensi tambahan di luar,” katanya.

Sementara itu, Bagus Jati Santoso menjelaskan jika banyak perusahaan yang belum mengetahui program MKBM. Di sini peran perguruan tinggi juga harus melakukan sosialisasi.

Baca Juga: Kolaborasi Fikom Ubhara Jaya Dan KPID Jabar, Ajak Mahasiswa Melek Penyiaran Pilkada Yang Kredibel

“Banyak industri yang tidak mengetahui soal MBKM. Biasanya mereka hanya tahun internship, magang atau kerja praktik. Padahal di sini kita lakukan rekognisi kredit (SKS),” katanya.

Dalam sesi diskusi bimbek salah satu dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Ubhara Jaya, Juli Candra, S.Pd, M.Pd  mempertanyakan soal mekanisme softskill yang nantinya dikonversi dalam SKS.

“Mohon bagaimana aturan pembandingnya diperjelas bagaimana mengatur kredit ini. Karena 60 persen aktivitas kami itu dilakukan di luar lapangan. Jadi bagaimana mekanisme pembagian dari rekognisi tersebut. Apalagi di kami (Ubhara Jaya) ada Bela Negara,” katanya.

Bagus Jati Santoso pun menjelaskan jika aturan itu nanti bisa dilihat kembali di CPL Prodi.

]]>
Ubhara Jaya Gelar Focus Group Discussion, Laporkan Kemajuan Implementasi MBKM https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-gelar-focus-group-discussion-laporkan-kemajuan-implementasi-mbkm/ Thu, 23 Dec 2021 06:53:35 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=2695 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan seluruh perwakilan program studi dan fakultas untuk melaporkan kemajuan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sekaligus mendapatkan arahan lanjutan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta. Acara FGD berlangsung di Kampus 2 Ubhara Jaya, Selasa Siang (21/12/2021).

Rektor Ubhara Jaya, Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., dalam sambutannya mengatakan, “Dengan terbitnya Permendikbud No. 3 tahun 2020 untuk menyelenggarakan MBKM dengan 3 semester di luar prodi, 2 semester di luar kampus luar prodi dan 1  semester  luar prodi dalam kampus, maka program studi di kampus wajib menyediakan pilihan ini kepada mahasiswa,” ucap Rektor.

Rektor menjelaskan, implementasi kegiatan MBKM di Ubhara Jaya sejauh ini meliputi Kegiatan Permata Sakti, Indonesian International Students Mobility Award (ISMA), Pertukaran Mahasiwa Antar Pulau, KKN Tematik, KBMI (Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia, Magang Industri, Riset Indpenden dan Kampus Mengajar, “Implementasi itu yang sudah berjalan di Ubhara Jaya dari 9 Kegiatan MBKM yang terdiri dari Pertukaran Mahasiswa, Magang atau Praktik Kerja, Studi/Proyek Independen, Penelitian/Riset, Asistensi Mengajar pada satuan pendidikan, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Kewirausahaan, Membangun Desa/KKN Tematik dan Bela Negara,” papar Rektor Ubhara Jaya.

Semua kegiatan MBKM wajib dibimbing oleh seorang dosen atau pengajar dan kegiatan yang berada di luar perguruan tinggi asal misalnya magang atau proyek di desa dapat di ambil sebanyak 2 semester atau setara dengan 40 SKS.

“Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah program yang dapat mensinergikan perguruan tinggi, kolaborasi antar perguruan tinggi dengan dunia industri, dan dunia usaha dengan dunia kerja,” imbuh Rektor lagi.

Ubhara Jaya masuk dalam jajaran perguruan tinggi swasta yang memperoleh Program Hibah Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, berkat capaian rangking 62 dari lebih dari 4000 perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia. Rektor menegaskan, “Komitmen Ubhara Jaya untuk terus berproses dan ingin menjadi lebih baik dari waktu ke waktu dengan prinsip kerja keras, cerdas, kerja berkualitas, kerja  ikhlas dan kerja tuntas. Insya Allah semua program akan bisa dilaksanakan dengan niat sungguh-sungguh untuk mencapai kemajuan dan menjadikan Ubhara Jaya sebagai kampus unggul,” tegas Rektor Ubhara Jaya.

Sementara itu, dalam arahan Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta, Dr. Yaya Zakaria, S.Si., M.M., mengatakan, “Sudah banyak kegiatan pembelajaran yang mendukung implementasi MBKM di Ubhara Jaya, tinggal bagaimana kita bisa meningkatkan kegiatan yang sudah berjalan ini secara berkelanjutan ke depan,” ucap Yaya mengapresiasi capaian Ubhara jaya.

Yaya mengatakan, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berarti Dosen Merdeka dan Mahasiwa Merdeka. Dosen didorong untuk dapat melaksanakan pembelajaran yang berbasis permasalahan, kolaboratif, dan tidak hanya mengandalkan pembelajaran di dalam kelas. Sebagai hasil akhir, kebijakan Kampus Merdeka diharapkan dapat memberikan iklim baik terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa-mahasiswa dalam mengasah kemampuan mereka dalam situasi pembelajaran yang inovatif, fleksibel, berbasis keingintahuan dan sesuai dengan permasalahan di masyarakat dan kebutuhan dunia industri.

Lebih jauh, Yaya Zakaria menegaskan kembali tujuan MBKM untuk menciptakan lulusan yang unggul atau SDM unggul, melahirkan talenta talenta nasional yang bisa berkiprah di tingkat global, ”Mahasiswa tidak cukup belajar hanya di kampus, tapi juga harus bersekolah di samudera yang luas karena tantangan di luar sana yang begitu cepat dan kompleks,” pungkasnya.

Tim Media dan Publikasi

Unversitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>