Pengabdian masyarakat – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Wed, 20 May 2026 01:44:09 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Pengabdian masyarakat – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Ubhara Jaya Resmi Melakukan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Bertema Desa Berdampak dan Berkelanjutan https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-resmi-melakukan-pembukaan-kuliah-kerja-nyata-bertema-desa-berdampak-dan-berkelanjutan/ Wed, 20 May 2026 01:44:09 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17739 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema “Desa Berdampak dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ubhara Jaya dalam mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Pembukaan KKN dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 bertempat di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II, Bekasi.

Program KKN tahun ini melibatkan total 1.227 mahasiswa yang terbagi ke dalam 82 kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 15 mahasiswa. Para peserta akan melaksanakan pengabdian masyarakat di delapan desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN, yakni Desa Sumberjaya, Karang Satria, Kedung Pengawas, Buni Bhakti, Muara Bhakti, Mekarsari, Tambun, dan Lambang Sari.

Dalam kegiatan pembukaan KKN tersebut, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) turut menyampaikan sambutan mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program pengabdian yang berkelanjutan. Selain itu, Rektor Ubhara Jaya juga secara simbolis menyerahkan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, KKN juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial, meningkatkan kemampuan kolaborasi, serta membangun kepedulian terhadap persoalan di lingkungan masyarakat.

Tema “Desa Berdampak dan Berkelanjutan” menjadi landasan pelaksanaan program kerja mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian. Berbagai kegiatan dirancang untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, penguatan potensi desa, edukasi sosial, hingga pengembangan program yang berorientasi pada keberlanjutan.

Pelaksanaan KKN Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 ini juga merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat desa dalam menciptakan kontribusi nyata yang berkelanjutan. Diharapkan, kehadiran mahasiswa Ubhara Jaya dapat memberikan manfaat positif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas : +62 878-4162-4810

]]>
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Gerakan Penghijauan “Ekopeduli: Ekosistem, Edukasi, dan Aksi” https://ubharajaya.ac.id/badan-eksekutif-mahasiswa-universitas-bhayangkara-jakarta-raya-gelar-gerakan-penghijauan-ekopeduli-ekosistem-edukasi-dan-aksi/ Thu, 23 Apr 2026 03:22:44 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17541 Bekasi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan kegiatan gerakan penghijauan bertajuk “Ekopeduli: Ekosistem, Edukasi, dan Aksi” dengan tema “Bumi Sehat, Kita Kuat.” Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Danau Duta, Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Rabu, 22 April 2026, sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan, seperti berkurangnya ruang hijau, pencemaran, serta perubahan iklim. Melalui program ini, BEM Ubhara Jaya mengajak mahasiswa untuk tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata penghijauan.

Sebanyak 25 mahasiswa Ubhara Jaya turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak penyelenggara serta perwakilan mitra, yaitu UPTD Kota Bekasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi lingkungan yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ekosistem serta teknik penanaman yang baik dan benar. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, Dr. Bungaran Saing, S.Si., Apt, M.M., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan BK Ubhara Jaya.

Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman tunas pohon secara langsung oleh seluruh peserta di lokasi yang telah ditemukan. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan dari pihak UPTD Kota Bekasi guna memastikan proses penanaman berjalan efektif dan sesuai prosedur. Selain itu, peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai perawatan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama antara mahasiswa dengan pihak eksternal, khususnya UPTD Kota Bekasi, dalam mendukung program pelestarian lingkungan. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif lainnya di masa mendatang. 

Dengan terselenggaranya kegiatan “Ekopeduli: Ekosistem, Edukasi, dan Aksi”, Ubhara Jaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas : +62 878-4162-4810

]]>
Program PKM Mahasiswa Ubhara Jaya Edukasi Bijak Bermedsos, Cegah Anak Meniru Konten Berbahaya https://ubharajaya.ac.id/program-pkm-mahasiswa-ubhara-jaya-edukasi-bijak-bermedsos-cegah-anak-meniru-konten-berbahaya/ Tue, 18 Mar 2025 07:10:56 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15121 Bekasi – Maraknya konten negatif di media sosial semakin mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap dampak buruknya. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Fakultas Ilmu Komunikasi menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memberikan edukasi terkait penggunaan media sosial secara bijak. 

Program ini bertujuan agar anak-anak tidak mudah meniru konten berbahaya yang beredar di media sosial. Program PKM yang masih menjadi bagian dari Proyek Membangun Desa ini  dimulai sejak 21 Oktober 2024 hingga 10 Januari 2025, melibatkan  satu  Dosen Pembimbing Lapangan  (DPL) dan 10 mahasiswa di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang.

PKM ini sudah dipublikasikan dalam bentuk jurnal Communnity Development Journal Vol.6 No. 1 Tahun 2025, Hal. 632-637. Jurnal ini bisa diakses di link https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/40984/26181. 

Dalam jurnal tersebut dilaporkan jika Jawa Barat (Jabar) menjadi salah satu wilayah dengan jumlah perokok tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, provinsi ini berada di urutan kedua setelah Lampung dengan persentase perokok mencapai 32,98%. Di Bekasi, angka perokok anak cukup tinggi, dengan data menunjukkan bahwa 15,9% perokok berusia 15-24 tahun berasal dari Kota Bekasi dan 17,92% dari Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Tim Ubhara Jaya Edukasi Pelajar Kota Bekasi Cerdas Bermedia Sosial untuk Cegah Cyberbullying

Selain itu, kasus perundungan, termasuk perundungan siber, juga meningkat. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, jumlah kasus kekerasan dalam empat tahun terakhir meningkat signifikan, dari 70 kasus pada tahun 2020 menjadi 269 kasus pada 2023. Dari jumlah tersebut, 17 kasus merupakan kekerasan berbasis gender online, sementara perundungan terjadi sebanyak 18 kasus.

Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Anak

Dampak buruk media sosial semakin nyata dengan adanya berbagai fenomena perilaku meniru yang terjadi di kalangan anak-anak dan remaja. Salah satu kasus yang sempat menghebohkan terjadi di Bengkulu Utara, di mana 52 pelajar SMP melukai tangan mereka setelah terpengaruh oleh konten di TikTok. Penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi intensif TikTok dan Instagram dapat mempengaruhi perilaku remaja, termasuk meniru budaya asing hingga perilaku negatif seperti cyberbullying dan merokok.

Data UNICEF tahun 2022 menunjukkan bahwa 45% dari 2.777 anak Indonesia pernah mengalami perundungan siber. Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa semakin sering anak-anak menggunakan media sosial, semakin tinggi kemungkinan mereka untuk merokok. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang masif agar anak-anak lebih bijak dalam bermedia sosial dan mampu memilah konten yang bermanfaat.

Program Edukasi: Cerdas Bermedia Sosial, No Tiru-Tiru!

Untuk mengatasi masalah ini, dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Ubhara Jaya melaksanakan program edukasi di dua lembaga pendidikan, yaitu SPS Al Falah dan TPQ SPS Mandiri Al Ikhlas Triananda, Bantar Gebang. Program ini mengusung tema “Cerdas Bermedia Sosial: No Tiru-Tiru! Yang di Medsos Belum Tentu Keren”. 

Sasaran program ini adalah anak-anak usia 6-12 tahun. Pada usia ini, anak-anak mulai berinteraksi dengan teman sebaya dan membentuk pola pikir serta nilai-nilai moral. Dengan edukasi yang tepat, mereka dapat belajar memilah informasi serta menghindari pengaruh negatif dari media sosial.

Baca Juga: Tim Ubhara Jaya Teliti Penerapan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD

Sekolah menjadi garda terdepan dalam melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya. Data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) menunjukkan bahwa jumlah anak yang melihat orang merokok di sekolah menurun dari 69% pada 2014 menjadi 56% pada 2019. Namun, paparan anak terhadap rokok di ruang publik justru meningkat. Oleh karena itu, selain sekolah, lingkungan keluarga dan masyarakat juga perlu berperan aktif dalam memberikan pemahaman tentang bahaya rokok dan perundungan siber.

Dari pelaksanaan edukasi tersebut, terlihat jika para siswa  tanpa  sadar telah melakukan hal kecil yang bisa mengarah keperundungan. Contohnya adalah memanggil temannya dengan teman dengan nama alias. Awalnya mereka menganggap hal kecil  tersebut merupakan candaan  biasa,  namun setelah mendapat edukasi, mereka sadar jika itu bisa menjurus ke ranah perundungan. Terkait  rokok,  anak-anak  telah  terbuka  dengan segala risiko berbahaya jika mereka  merokok, termasuk  rokok  elektrik. Namun, mereka  tak memungkiri  jika mereka  tinggal di lingkungan dengan perokok aktif Sehingga, untuk  ke depannya, penting juga dilakukan edukasi kepada orang tua terkait bahaya rokok. 

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Ubhara Jaya dan Kementerian Sosial Menandatangani MoU: Sinergi Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat  https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-dan-kementerian-sosial-menandatangani-mou-sinergi-perguruan-tinggi-untuk-pemberdayaan-masyarakat/ Fri, 07 Mar 2025 14:35:52 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14646 Bandung – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Sosial RI dalam rangka sinergi penyelenggaraan kesejahteraan sosial dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara penandatanganan ini berlangsung di Politeknik Kesejahteraan Sosial, Bandung, Jumat (7/3/2025).

Penandatanganan MoU ini menandai langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui program Desa Binaan. Perguruan tinggi memiliki peran krusial mendorong perubahan sosial. Kerja sama ini juga menjadi wujud nyata komitmen akademisi dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Upaya mengentaskan kemiskinan di Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan tinggi. Kolaborasi ini pun melibatkan 13 perguruan tinggi terkemuka yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Indonesia (UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Universitas Pasundan Bandung, Universitas Islam Bandung, Universitas Katolik Parahyangan Bandung Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon dan Universitas Maranatha Bandung.

Baca Juga: Ubhara Jaya dan BNN Tandatangani MoU, Perkuat Komitmen Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika 

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam kesempatan ini menegaskan bahwa pemerintah sangat berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak, khususnya perguruan tinggi dalam mempercepat pencapaian tujuan tersebut. 

“Pengentasan kemiskinan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ubhara Jaya dan Kementerian Sosial Menandatangani MoU: Sinergi Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Komitmen Ubhara Jaya dalam pengabdian masyarakat telah diwujudkan melalui berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan komunitas di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Berbagai inisiatif telah dijalankan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, dan pendidikan. Kerja sama dengan Kementerian Sosial ini menjadi bentuk sinergi yang diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan sosial, termasuk upaya menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.  

Baca Juga: Kerja Sama Internasional: Ubhara Jaya dan ELTE University Tandatangani MOU di Hungaria

Komitmen ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, yakni menciptakan bangsa yang memiliki kecukupan dalam pangan, sandang, dan papan. Melalui inisiatif seperti Desa Binaan dan Sekolah Rakyat, Ubhara Jaya bersama perguruan tinggi lainnya terus berupaya memberikan solusi yang nyata dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, perguruan tinggi di Indonesia semakin memperkuat perannya dalam menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi demi terciptanya masyarakat yang lebih berdaya.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta 

]]>
Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Dorong Transformasi Digital UMKM untuk Pembangunan Kelurahan Jatirahayu https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-kkn-ubhara-jaya-dorong-transformasi-digital-umkm-untuk-pembangunan-kelurahan-jatirahayu/ Wed, 26 Feb 2025 04:57:10 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14419 Bekasi – Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Program kerja yang mereka usung yakni “Sosialisasi  Internet  Sehat  dan  Digitalisasi  UMKM  untuk  Mendukung  Pembangunan  Kelurahan Jatirahayu”.

Kegiatan ini pun sudah diterbitkan di Journal of Computer Science Contributions (JUCOSCO) Vol.5| No.1| Januari 2025| Hal. 45-55Online ISSN : 2774-9037. Jurnal bisa diakses di https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/jucosco/article/view/3480/2210.

KKN kelompok 6 ini beranggotakan, Abrar Hiswara, Aldi Sandi Hidayat, Rayhan Daffa Prasetya, Raihan Malik, Situmorang Ondo Palito Tua, Risma  Damayanti,  Rafi  Azhar  Alfarizi,  Aban  Abyan  Afif,  Catur  Rizky  Nur  Akbar,  Arfi Alkahfi dan Erlangga Respaty Wardhani. Program ini berlangsung dalam beberapa tahapan yang terstruktur demi mencapai hasil yang optimal.

Baca Juga: Program KKN Ubhara Jaya di Kelurahan Mustikajaya Bekasi: Optimalisasi Emosi dengan Terapi Seni

Tahap awal pelaksanaan program diawali dengan survei kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM terkait literasi digital serta digitalisasi usaha. Pada 20 Desember 2024, tim KKN mengadakan pertemuan dengan Lurah Kelurahan Jatirahayu untuk memaparkan program kerja dan memperoleh dukungan penuh dari pihak kelurahan. Langkah ini menjadi kunci dalam memastikan koordinasi yang solid agar program dapat berjalan dengan lancar.

Sosialisasi dan komunikasi awal sebagai bentuk persiapan, tim KKN mendistribusikan surat undangan pada 24 Desember 2024 kepada Ketua UMKM setempat agar diteruskan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Jatirahayu. Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat dapat terlibat aktif dalam kegiatan yang akan dilaksanakan.

Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Dorong Transformasi Digital UMKM untuk Pembangunan Kelurahan Jatirahayu (foto: Dok Kelompok 6)

Pelaksanaan kegiatan program utama dimulai pada 27 Desember 2024 dengan sosialisasi internet sehat yang digelar di Aula Kelurahan Jatirahayu. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya internet sehat, penggunaan internet yang aman, validasi informasi, serta etika berinternet. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk presentasi dan diskusi interaktif untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam bagi masyarakat.

Selain itu, tim KKN juga memberikan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dalam proses digitalisasi usaha mereka. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membantu pelaku UMKM mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google Maps. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas usaha mereka secara digital, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dalam kegiatan tersebut, para UMKM ini diajarkan bagaimana pendaftaran di Google Maps, tim KKN juga memberikan pelatihan tambahan tentang penggunaan media sosial sebagai alat promosi dan pemasaran yang efektif. 

Baca Juga: Mahasiswa KKN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya Edukasi Perpajakan pada Gen Z

Setelah  melalui proses pendampingan yang cermat, para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google  Maps. Dengan demikian,  usaha  mereka kini  memiliki  visibilitas  yang  lebih  tinggi  di  dunia digital. Pelanggan yang ingin mencari produk atau layanan yang mereka tawarkan kini dapat dengan mudah menemukan lokasi usaha tersebut hanya dengan menggunakan aplikasi Google Maps

Sebagai bagian dari tahapan akhir, tim KKN melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk mengukur keberhasilan serta dampaknya bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Evaluasi mencakup tingkat partisipasi serta peningkatan pemahaman dan keterampilan digital peserta.

Kegiatan KKN ini resmi ditutup pada 7 Januari 2025 dengan acara penutupan yang dihadiri oleh perwakilan Kelurahan Jatirahayu dan pelaku UMKM yang telah berpartisipasi. Kehadiran mahasiswa KKN ini menjadi bukti bahwa Ubhara Jaya terus berkontribusi nyata untuk pengabdian ke masyarakat.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Ubhara Jaya Wujudkan Pengabdian Masyarakat di Desa Bojong Koneng, Bogor https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-wujudkan-pengabdian-masyarakat-di-desa-bojong-koneng-bogor/ Fri, 21 Feb 2025 09:15:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14386 Bogor – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan potensi desa di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada 6-9 November 2024 dengan berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dipublikasikan di Jurnal Pengabdian Mandiri Vol.4, No.1, Januari 2025. Jurnal ini juga bisa diakses di link https://bajangjournal.com/index.php/JPM/article/view/9588.

Jurnal ini ditulis oleh tiga dosen Edward Efendi Silalahi, Nera Marinda Machdar dan  Bungaran Saing. Dilaporkan jika Desa Bojong Koneng memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan pertanian. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal. Oleh karena itu, tim dosen Ubhara Jaya melakukan observasi langsung untuk menganalisis kebutuhan desa dan merancang program pemberdayaan yang tepat.

Baca Juga: Ubhara Jaya Tandatangani Pakta Integritas Kolaborasi Perguruan Tinggi Pada Program PKM Kampus Merdeka-Smart Village

Program Pemberdayaan di Berbagai Bidang

1. Bidang Ekonomi: Menumbuhkan Kesadaran Finansial dan Kreativitas

  • Gerakan Menabung Sejak Dini: Program edukasi bagi siswa SDN Bojong Koneng untuk membangun kebiasaan menabung sejak dini. Anak-anak diajak membuat celengan kreatif dari kardus bekas sebagai media pembelajaran yang menyenangkan.
  • Ekonomi Kreatif (Pembuatan Bros Jilbab): Kegiatan pelatihan bagi ibu-ibu di RT 01-02 RW 10 untuk mengolah kain perca menjadi bros jilbab bernilai jual. Pelatihan ini juga mencakup strategi pemasaran dan manajemen keuangan.
  • Seminar Edukasi Pasar Modal Syariah: Seminar yang menghadirkan perwakilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperkenalkan konsep investasi syariah kepada masyarakat setempat.

2. Bidang Kesehatan: Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat

  • Kerja Bakti: Warga RW 10 bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
  • Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Sosialisasi cara mencuci tangan yang benar kepada siswa SDN Bojong Koneng untuk meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini.
  • Posyandu dan Cek Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan ibu hamil serta pemberian imunisasi bagi anak-anak guna memastikan kesehatan generasi penerus.
  • Senam Sehat dan Cek Kesehatan: Kegiatan olahraga bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.

Baca Juga: PKM Fakultas Psikologi Ubhara Jaya, Dorong Lansia Capai Successful Ageing Lewat Outing Class

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Desa Bojong Koneng. Para peserta merasa mendapatkan manfaat langsung, baik dalam hal peningkatan wawasan, keterampilan, maupun kesehatan. Beberapa ibu-ibu bahkan mulai menerapkan keterampilan ekonomi kreatif yang mereka pelajari untuk menambah penghasilan keluarga.

Program pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang nyata. Dengan optimalisasi potensi desa, diharapkan kesejahteraan masyarakat Bojong Koneng semakin meningkat. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.   

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mahasiswa Hukum Ubhara Jaya Edukasi Siswa SMK di Babelan tentang Bahaya Narkoba https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-hukum-ubhara-jaya-edukasi-siswa-smk-di-babelan-tentang-bahaya-narkoba/ Fri, 10 Jan 2025 07:03:32 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14016 Bekasi – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) mengedukasi sejumlah siswa di SMK Segara Wiyata, Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh Kelompok 12. 

Kelompok ini terdiri atas Muhamad  Rafli  Azhari  Suwarga, Listio  Damar  Cokro  Supriyanto, Muhammad  Malik  Al’Amr, Syaripudin,Endang  Sulastri  Ningsih,Tiara Haryani, Elfrido Reliano Siagian danNadia Rasmara. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Mei 2024 ini sudah dibuat laporannya dalam bentuk jurnal pengabdian masyarakat dengan judul “Penyuluhan Bahaya Narkoba Berdasarkan Undang-Undang No.35 Tahun 2009 di Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi”. Jurnal ini terdaftar di Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3, Nomor 1 Juni 2024, PP.66-75DOI :https://doi.org/10.31599/pfbkj792. 

Dalam jurnal ini dijelaskan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya, merupakan zat yang berpotensi menurunkan kesadaran dan menyebabkan ketergantungan. Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika), penyalahgunaan narkotika dikategorikan berdasarkan golongan, jenis, dan jumlah, dengan sanksi yang bervariasi. Misalnya, penyalahguna Narkotika Golongan I dapat dikenai pidana penjara maksimal 4 tahun.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya Edukasi Perpajakan pada Gen Z

Selain itu, psikotropika dibagi menjadi empat golongan dengan efek psikoaktif yang berbeda-beda, seperti Ekstasi (Golongan I) yang digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, hingga Diazepam (Golongan IV) yang digunakan untuk terapi medis.

Untuk memperjelas pembahasan soal narkoba berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika, kelompok KKN ini pun menghadirkan Dr. Drs Ali Johardi Wirogioto, S.H., M.H., sebagai pemateri. Dr Ali dalam hal ini menjelaskan tentang jenis-jenis narkotika, efek buruk penyalahgunaan, dan sanksi hukumnya. 

Baca Juga: KKN Tematik Mahasiswa Ubhara Jaya Dapat Respons Positif Warga Babelan

Proses penyuluhan mencakup presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang interaktif. Para pelajar SMK Segara Wiyata tampak antusias dalam mengikuti penyuluhan ini, mengajukan pertanyaan tentang bahaya narkoba serta konsekuensi hukum bagi penyalahguna.

Melalui analisis situasi, teridentifikasi bahwa kurangnya pengetahuan siswa tentang narkotika dan hukum yang berlaku menjadi isu utama. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini yakni penyuluhan hukum yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman para siswa tentang bahaya narkoba dan cara pencegahannya.

Disimpulkan jika penyuluhan ini merupakan upaya preventif untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Dengan edukasi yang komprehensif, diharapkan para pelajar dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berintegritas.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
PKM Fakultas Psikologi Ubhara Jaya, Dorong Lansia Capai Successful Ageing Lewat Outing Class https://ubharajaya.ac.id/pkm-fakultas-psikologi-ubhara-jaya-dorong-lansia-capai-successful-ageing-lewat-outing-class/ Wed, 11 Dec 2024 07:30:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13813 Purwakarta – Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan kegiatan Sekolah Lansia Bahtera Kecamatan Bekasi Utara. Kegiatan kali ini dilaksanakan di luar kampus dengan tema Outing Class di Cikao Park, Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (10/12/2024). 

Kegiatan PKM ini merupakan kerja sama dengan puskesmas di wilayah Bekasi Utara. Di mana outing class masuk ke rencana pembelajaran sekolah lansia yang dirumuskan dalam RPS dengan salah satu timnya Sarita Candra Merida, M.Psi, Psikolog. Kegiatan PKM tersebut pun dihadiri fasilitator sekaligus dosen Fakultas Psikologi yakni Ditta Febrieta, S.Psi., MA, Yomima Viena Yuliana, S.psi., M.Si, Yulia Fitriani, S.Psi., MA.

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mewujudkan Lifelong Learning melalui Sekolah Lansia.  Diketahui jika sekolah lansia ini mengadaptasi konsep Long Life Learning agar lansia  mencapai Successful Ageing

Baca Juga: Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Perkuat Jaringan Internasional Lewat ASEAN Global Program

Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda Indonesia Ramah Lansia, Jawa Barat yang merupakan Non Profit Organization (NPO) yang berkontribusi untuk mewujudkan kawasan ramah lansia dengan pendekatan program berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia. Kegiatan ini pun diinisiasi oleh para peneliti dan ahli di bidang kelanjutusiaan. 

Diketahui jika kegiatan Sekolah Lansia Bahtera Kecamatan Bekasi Utara biasanya dilaksanakan di dalam kelas dengan sejumlah materi. Namun, kali ini, kegiatan dilakukan secara outdoor dengan agenda Outing Class, yaitu pembelajaran di lapangan. 

Baca Juga: Kegiatan Sekolah Lansia Bahtera di Ubhara Jaya Dapat Apresiasi Pemerintah Setempat

Diharapkan kegiatan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan, meningkatkan keterampilan sosial, menciptakan kesehatan fisik dan mental, memperkuat rasa kemandirian, serta menciptakan kenangan positif bagi lansia. Tercatat ada 138 siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

PKM yang dilakukan Fakultas Psikologi Ubhara Jaya ini, bukti nyata jika Ubhara Jaya terus berkontribusi secara langsung untuk masyarakat. 

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Perkuat Jaringan Internasional Lewat ASEAN Global Program https://ubharajaya.ac.id/fakultas-psikologi-ubhara-jaya-perkuat-jaringan-internasional-lewat-asean-global-program/ Tue, 10 Dec 2024 04:39:17 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13805 Singapura – Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sukses menggelar program internasional bertajuk ASEAN Global Program yang dilaksanakan pada 24-26 November 2024 di Singapura dan Malaysia. Program ini mengintegrasikan pendidikan, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi internasional dengan berbagai mitra strategis di kawasan ASEAN.

Tim Ubhara Jaya yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni  Dr. Erik Saut Hatoguan Hutahaean, S.Psi., M.Si (Wakil Dekan 1), Dr. Netty Merdianty, M.Si (dosen), Rijal Abdillah, S.Psi., MA (dosen), Rizma Afian Azhiim, S.IP., M.Si (dosen), Mega Widyastuti (mahasiswa) dan Anargya Asjad Maylafaezza (mahasiswa).

Dalam kegiatan tersebut dosen hingga mahasiswa ikut dalam acara seminar, orientasi lapangan, serta diskusi pengembangan kerja sama dengan komunitas pekerja migran Indonesia di Singapura dan Malaysia. 

Program ini memberikan pengalaman yang luar biasa bagi peserta. Kegiatan ini juga memperkuat peran Ubhara Jaya dalam mendorong dampak positif di tingkat regional.

Psychological Safety Jadi Sorotan di Singapura

Hari pertama program berlangsung di Singapura, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya menyelenggarakan seminar kecil bersama Komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seminar ini mengangkat tema “Psychological Safety pada Pekerja Migran Indonesia”, yang dipaparkan empat dosen berpengalaman. 

Para peserta mendapatkan wawasan tentang pentingnya dukungan kelompok sebaya, ketahanan psikologis, dan keseimbangan antara usaha dan penghargaan dalam dunia kerja. Antusiasme para pekerja migran menjadi bukti nyata bahwa isu kesehatan mental menjadi kebutuhan mendesak yang perlu terus diperhatikan.

Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kolaborasi di Malaysia

Di Malaysia, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya melanjutkan dengan memberikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TPA SBM Kampung Baru Kuala Lumpur. Kegiatan ini melibatkan anak-anak pekerja migran melalui donasi buku cerita budaya Indonesia dan aktivitas peningkatan konsentrasi melalui permainan edukatif. 

Selain itu, tim Ubhara Jaya bersama Asia E University sempat berdiskusi untuk membuka peluang besar bagi pengembangan program pendidikan lintas negara, khususnya terkait kredensial pembelajaran bagi mahasiswa. Meski belum mencapai pembahasan formal, diskusi ini menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk kolaborasi berkelanjutan.

Pencapaian Baru di Era Digital

Hari terakhir program menjadi momen berharga bagi mahasiswa, yang berorientasi pada Perusahaan pengembangan SDM (people development) di Malaysia. Peserta diajak mendalami proses pengembangan aplikasi psikologis berbasis teknologi digital untuk mendukung layanan konseling modern. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga memotivasi mahasiswa untuk menciptakan inovasi dalam dunia psikologi.

Dengan keberhasilan ASEAN Global Program, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya telah membuktikan komitmennya untuk terus mengukir prestasi dan memperkuat eksistensinya di tingkat internasional. Hal ini sejalan dengan visi menjadi fakultas unggul yang berdaya saing global.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Pentingnya Kegiatan PKM oleh Ubhara Jaya bagi Mahasiswa dan Masyarakat https://ubharajaya.ac.id/pentingnya-kegiatan-pkm-oleh-ubhara-jaya-bagi-mahasiswa-dan-masyarakat/ Fri, 15 Nov 2024 03:38:13 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13588 Bekasi – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) merupakan wujud nyata penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya langsung kepada masyarakat. Melalui PKM, Ubhara Jaya berperan aktif dalam menyebarkan manfaat ilmu dan teknologi kepada masyarakat, sebagai bagian dari tanggung jawab akademisnya.

Aktivitas ini dilaksanakan sebagai wujud penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat meningkatkan kemampuan mereka, sehingga dapat mempercepat tercapainya pembangunan nasional.

Dalam pelaksanaannya, pendidikan dan penelitian dipadukan dan melibatkan mahasiswa serta dosen pengajar. Bentuk pelaksanaannya pun beragam, disesuaikan dengan masing-masing institusi pendidikan. Di antaranya meliputi program perbaikan, lokakarya, kursus, penyuluhan, kampanye, proyek, hingga publikasi.

Kegiatan ini mencakup berbagai bidang, termasuk kewirausahaan (ekonomi), sarana dan prasarana, produksi, pendidikan, sosial budaya, serta akuntansi dan kependudukan, dengan jadwal pelaksanaan yang disesuaikan oleh tiap kampus. Diharapkan, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kemandirian dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Dosen dan Mahasiswa Ubhara Jaya Fokus Mitigasi Pemetaan Lokasi Rawan Longsor saat PKM di Sukabumi

Manfaat Pengabdian Masyarakat bagi Mahasiswa

1. Meningkatkan Kepedulian Sosial

Dalam kegiatan ini, mahasiswa atau dosen berkesempatan untuk berinteraksi dan ikut serta dalam membangun lingkungan masyarakat. Mahasiswa akan lebih kritis serta mengembangkan simpati dan empati terhadap kehidupan masyarakat. Dengan memahami isu sosial yang ada, mereka dapat lebih peka terhadap kebutuhan lingkungan.

2. Mengembangkan Soft Skill dalam Berkomunikasi

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga. Keaktifan dan kemampuan komunikasi sangat penting agar mahasiswa dapat memahami latar belakang serta kebutuhan warga yang berbeda dari lingkup akademis.

3. Memperluas Relasi

Mahasiswa yang terlibat dalam pengabdian masyarakat akan berhubungan dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat atau pemerintah setempat. Ini menjadi peluang untuk memperluas jaringan yang mungkin akan berguna dalam kerja sama atau proyek sosial di masa depan.

Baca Juga: Mengenal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang, Dorong Mahasiswa Berinovasi

4. Mendapatkan Wawasan Baru

Pengalaman dalam kegiatan pengabdian masyarakat memungkinkan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yang berbeda. Hal ini memperkaya wawasan mereka, khususnya dalam hal budaya, adat istiadat, dan cara hidup masyarakat.

Contoh Kegiatan Pengabdian Masyarakat terbaru oleh mahasiswa dan dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Pada September 2024, mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Komputer Ubhara melaksanakan PKM Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertemakan “Mitigasi Pemetaan Lokasi Rawan Longsor di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. 

Sebelumnya, pada Juli 2024 mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggelar PKM internasional di Panti Asuhan Darul Sakinah, Selangor, Malaysia. Panti asuhan ini merupakan milik Anggota Koperasi Malaysia (ANGKASA).

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>