Rapat dosen tetap – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Tue, 10 Feb 2026 06:55:35 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Rapat dosen tetap – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Rapat Dosen Tetap Ubhara Jaya, Bahas Penguatan Integritas Akademik, Inovasi Pembelajaran, dan PPkM Menuju World Class University https://ubharajaya.ac.id/rapat-dosen-tetap-ubhara-jaya-bahas-penguatan-integritas-akademik-inovasi-pembelajaran-dan-ppkm-menuju-world-class-university/ Tue, 10 Feb 2026 04:41:30 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17214 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan Rapat Dosen Tetap Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung pada Senin (09/02/2026) di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya. Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka evaluasi perkuliahan berbasis Outcome Based Education (OBE) serta penguatan Integritas Akademik, Inovasi Pembelajaran dan PPkM menuju World Class University.

Baca Juga: Fakultas Hukum Ubhara Jaya Perkuat Kontribusi Akademik di Bidang Hukum melalui Penandatanganan MoA bersama Mahkamah Agung RI

Agenda ini mengungsung tema “Evaluasi Perkuliahan Berbasis Outcome Base Education (OBE) Semester Ganjil 2025/2026 Guna Penguatan Integritas Akademik, Inovasi Pembelajaran, dan PPkM Menuju World Class University”. Melalui forum ini, Ubhara Jaya mengevaluasi hasil implementasi sistem akademik berbasis OBE dan membahas solusi atas masalah yang muncul guna tercapainya pembelajaran yang berfokus pada peningkatan hasil mutu mahasiswa Ubhara Jaya.

Rektor Ubhara Jaya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) menyampaikan dalam sambutannya bahwa implementasi OBE bukan hanya sekedar perubahan, tetapi merupakan reformasi cara pandang terhadap pembelajaran yang mana benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran yang terukur secara relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Selain aspek pembelajaran, Ubhara Jaya juga secara kontinyu melakukan evaluasi terhadap keseluruhan kinerja tri dharma perguruan tinggi yang menjadi salah satu kunci eksistensi sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, Ubhara Jaya berkomitmen untuk terus berinovasi khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan pembelajaran inovatif serta mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan berkarakter baik.

“Melalui rapat ini, saya mengajak seluruh dosen tetap Ubhara Jaya untuk terus menjaga profesionalisme serta mendukung pendidikan yang efektif dan berkualitas sehingga kita mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkualitas dan berkontribusi nyata dalam masyarakat luas” Ujar Prof. Bambang

Rapat ini menghadirkan narasumber eksternal dari LLDIKTI Wilayah III yaitu Ina Agustiani, S.E., M.M., Ketua Tim Kerja Sumber Daya LLDIKTI Wilayah III yang membawakan materi “Pengembangan Profesi dan Karir Dosen”. Beliau menjelaskan secara khusus terkait kebijakan baru yang tertuang dalam Permen Diktisaintek Nomor 52 Tahun 2025, di antaranya pengaturan status dosen tetap dan tidak tetap, penguatan produktivitas kualitas dosen, mekanisme kenaikan jenjang akademik dosen, serta instrumen percepatan karir melalui karya ilmiah, karya seni, dan prestasi akademik.

Selanjutnya hadir pula  Mulhadi H.M. S.H., M.H, Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kemitraan LLDIKTI Wilayah III yang membawakan materi “Pembentukan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada PTS”. Dalam paparannya beliau menyampaikan dasar hukum penyelenggaraan PSDKU dan PJJ di Perguruan Tinggi Swasta, dimana ada 4 hal mendasar terbentuknya program tersebut.  Selanjutnya, beliau juga menyampaikan serangkaian persyaratan pembukaan PSDKU dan PJJ, mekanisme perizinan, serta peran dari LLDIKTI dalam memberikan rekomendasi dan memastikan bahwa mutu PSDKU harus sama dengan Program Studi yang ada di kampus utama.

Baca Juga:

Sesi siang giat Rapat Dosen Semester Genap TA 2025-2026 diisi dengan penyampaian materi dari narasumber internal yaitu Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Mujiono, S.T., M.T, Kepala LPPM Dr. Pandit Hernowo, S.T., M.Si,  Kepala LPM  Dr. Heni Rohaeni, S.Sos., M.Si, Direktur PTI Yusac Firmansyah, S.I.Pust. Keempat narasumber internal membedah pelaksanaan Kurikulum OBE di Semester Ganjil lalu sebagai acuan dalam implementasi yang lebih baik lagi di Semester Genap 2025-2026. Selain evaluasi pelaksanaan kurikulum OBE, sistem informasi akademik (SIA) berbasis OBE yang dirancang Tim Direktorat Pengembangan Teknologi Informasi (PTI) Ubhara Jaya sudah digunakan pada penerapan semester ganjil 2025/2026 secara serentak semua Program Studi di lingkungan Ubhara Jaya. Selanjutnya, di dalam sesi diskusi interaktif setelah paparan dibahas pula mengenai visi Ubhara Jaya untuk bisa Unggul di tingkat nasional dan internasional, oleh karenanya penerapan OBE ini juga diharapkan menjadi katalisator dan penunjang bagi tercapainya visi Ubhara Jaya tersebut.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call CenterHumas: +62 878-4162-4810

]]>
Rapat Dosen Tetap UBJ, Bahas Sosialisasi dan Implementasi Kurikulum Berbasis OBE https://ubharajaya.ac.id/rapat-dosen-tetap-ubj-bahas-sosialisasi-dan-implementasi-kurikulum-berbasis-obe/ Thu, 04 Sep 2025 13:05:27 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16354 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan Rapat Dosen Tetap Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis (04/09/2025) di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II UBJ. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam rangka sosialisasi dan implementasi kurikulum baru berbasis Outcome Based Education (OBE), sejalan dengan komitmen UBJ untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.

Rapat ini mengusung tema “Sosialisasi dan Implementasi Kurikulum Baru Berbasis Outcome Based Education (OBE) di UBJ.” Pada rapat ini juga membahas mengenai “Penguatan Budaya Mutu Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Lulusan.” Melalui forum ini, UBJ menegaskan kesiapannya dalam melaksanakan transformasi kurikulum berbasis OBE yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam penyusunan kurikulum maupun perencanaan pembelajaran.

Baca Juga: UBJ Gelar Sosialisasi dan Internalisasi Pedoman Integritas Akademik, Kode Etik, dan SOP Tahun 2025

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), turut hadir dalam kegiatan rapat ini. Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus selalu beradaptasi.

“Kita semua memahami bahwa dunia pendidikan tinggi tidak pernah berhenti dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman di era global. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi digital, kemudian revolusi industri 4.0 menuju 5.0, bahkan hingga  tuntutan masyarakat dan dunia kerja mengharuskan perguruan tinggi untuk selalu beradaptasi. Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), hadir sebagai jawaban atas kebutuhan global sekaligus strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Kurikulum OBE berfokus pada pencapaian pembelajaran yang telah dirumuskan dengan jelas, terukur, dan relevan. Implementasi kurikulum OBE juga selaras dengan berbagai kebijakan nasional dan internasional. Saya berharap, forum hari ini bisa menjadi forum yang produktif terkait perkembangan kurikulum di UBJ,” ucapnya.

Ketua Tim Kerja Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Prestasi LLDikti Wilayah III, Dian Rusdiana, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan bagaimana paradigma dari kurikulum berbasis OBE.

Outcome Based Education (OBE) ini tidak hanya sekadar perubahan nama saja, melainkan perubahan paradigma yang sebelumnya kita masih Input-Based menjadi Output-Based. Sebelumnya kita masih berfokus pada berapa banyak materi yang diajarkan dan berapa banyak SKS yang ditempuh. Tetapi sekarang berfokus pada apa yang mahasiswa bisa lakukan setelah lulus, itu kuncinya. Jadi, kurikulum OBE ini memastikan setiap mata kuliah, tugas, dan evaluasi, semuanya bermuara pada learning outcome atau capaian pembelajaran serta menjadikan para lulusan nantinya menjadi agen budaya mutu,” jelasnya.

Sesi berikutnya adalah paparan materi dari para narasumber dan diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Biro Humas UBJ, Dr. Dina Kristina, M.Si. Pada rapat kali ini, UBJ menghadirkan narasumber eksternal, yakni Guru Besar Teknik Mesin dan Permesinan Lainnya Institut Teknologi Indonesia, Prof. Dr. Ir. Dwita Suastiyanti, M.Si., IPM., Asean Engineering.

Prof. Dwita dalam paparannya membahas tentang Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran di dalam kelas harus dilakukan secara menyenangkan dan inklusif dengan tujuan agar tidak membosankan. Lalu, ia juga menekankan pentingnya syarat unggul dalam pembelajaran, yakni pertama sumber belajar yang berbasis digital, salah satunya menggunakan tayangan video digital sebagai penunjang utama proses pembelajaran di era transformasi pendidikan. Kedua, materi pembelajaran didorong untuk bersifat open access agar dapat diakses secara luas oleh mahasiswa maupun dosen, sehingga mendukung keterbukaan ilmu pengetahuan serta pemerataan kesempatan belajar. Setelah itu semua dilakukan, evaluasi RPS di akhir semester tidak hanya berfokus pada ujian akhir, tetapi mencakup berbagai bentuk asesmen yang berkesinambungan, mulai dari tugas, proyek, hingga refleksi capaian, untuk memastikan ketercapaian kompetensi. Pada kesempatan ini, Prof. Dwita juga membedah serta memberikan ulasannya kepada RPS yang telah disusun oleh Fakultas Hukum UBJ. Beliau memberikan apresiasi atas kinerja para dosen FH UBJ yang telah merancang RPS dengan baik dan memberikan beberapa poin yang bisa dievaluasi oleh para dosen FH UBJ.

Setelah menyelesaikan paparannya, Prof. Dwita menerima plakat yang diberikan langsung oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Baca Juga: UBJ Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Workshop Perumusan Instrumen Evaluasi Pengukuran Pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan

Berikutnya, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBJ, Prof. Dr. Tri Widyastuti, S.E., Ak., M.M, dalam paparannya membahas mengenai peran dosen dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE). OBE dipahami sebagai pendekatan pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran dengan menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran (student-centered learning). Kurikulum, metode, dan evaluasi dirancang untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) yang diturunkan ke CPMK dan Sub-CPMK yang lebih spesifik dan terukur. RPS berisi rencana capaian, strategi pembelajaran, metode, penilaian, hingga pengalaman belajar mahasiswa, sehingga dosen berperan penting menerjemahkan CPL ke dalam CPMK, merancang metode pembelajaran, menentukan strategi asesmen berbasis kompetensi, mengintegrasikan teknologi, serta menjamin keselarasan materi, metode, dan evaluasi. Prof. Tri juga menekankan pentingnya variasi metode pembelajaran berbasis mahasiswa seperti problem-based learning, project-based learning, cooperative learning, discovery learning, serta penggunaan tugas dan praktik yang kontekstual. Dengan demikian, RPS berbasis OBE bukan hanya dokumen administratif, melainkan panduan strategis yang menjamin mutu, akuntabilitas, dan relevansi pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Wakil Rektor I UBJ, Prof. Dr. Istianingsih, S.E, M.Ak, dalam paparannya membahas mengenai penilaian dan asesmen berbasis Outcome Based Education (OBE). Penilaian dipandang bukan sekadar memberi nilai, tetapi memberi makna serta menjadi instrumen mutu pembelajaran. Dijelaskan perbedaan konsep tes, pengukuran, assessment, dan evaluasi, dengan tujuan mengukur capaian pembelajaran, memberi umpan balik, serta menjadi dasar remedial dan pengayaan. Pendekatan penilaian meliputi assessment of learning (sumatif), assessment for learning (formatif), dan assessment as learning (self-assessment). Prinsip utama penilaian mencakup edukatif, autentik, objektif, akuntabel, dan transparan, dengan teknik seperti observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis atau lisan, angket, portofolio, hingga rubrik analitik maupun holistik. Implementasi OBE menuntut keterpaduan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK yang diukur dengan indikator terukur serta asesmen otentik yang dirancang dalam RPS dan Rencana Asesmen Evaluasi (RAE). RAE wajib memetakan kontribusi tiap aktivitas penilaian terhadap capaian, dengan bobot yang terstruktur dan berbasis eviden. Selain itu, pelaporan, dokumentasi, hingga audit eviden menjadi bagian penting untuk menjamin akuntabilitas dan mutu asesmen. Secara keseluruhan, Prof. Istianingsih menekankan bahwa penilaian bukan hanya sekadar angka, akan tetapi sebagai alat untuk memotivasi mahasiswa sebagai proses yang utuh dalam pencapaian visi dan misi di UBJ.

Selanjutnya, Wakil Rektor III UBJ, Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd., M.M, membahas peran penting Dosen Pembimbing Akademik (PA) dalam memantau perkembangan capaian pembelajaran mahasiswa, yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dosen PA tidak sekadar memastikan administrasi akademik seperti pengisian KRS, tetapi lebih berperan sebagai mentor, fasilitator, sekaligus penghubung agar mahasiswa berkembang optimal. Tugas utamanya meliputi pendampingan akademik, pemantauan capaian pembelajaran, pembinaan karakter dan soft skills, dukungan administratif, hingga konseling personal. Dengan pendekatan kurikulum Outcome Based Education (OBE), dosen PA dituntut aktif menggali kendala mahasiswa dan membantu menemukan solusi atas hambatan belajar, minimal melalui tiga kali pertemuan tiap semester. Selain itu, dosen PA juga memiliki peran dalam menumbuhkan integritas akademik, mencegah plagiarisme, membiasakan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang orisinal, serta membangun budaya akademik yang sehat. Secara keseluruhan, peran dosen PA tidak hanya berperan secara akademik, akan tetapi memastikan dengan pendekatan yang spesifik dan unik.

Setelah terselenggaranya rapat ini, diharapkan seluruh dosen di lingkungan UBJ dapat memahami secara menyeluruh strategi implementasi kurikulum baru, sekaligus menyamakan persepsi dalam penerapannya di setiap program studi. Hal ini merupakan langkah nyata UBJ untuk mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Kegiatan rapat dosen tetap ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antar dosen dalam mencetak generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global sesuai visi UBJ.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Rapat Dosen Tetap Ubhara Jaya Fokus Peningkatan Kinerja, Etika dan Profesionalisme Dosen dalam Mendukung Budaya Mutu Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/rapat-dosen-tetap-ubhara-jaya-fokus-peningkatan-kinerja-etika-dan-profesionalisme-dosen-dalam-mendukung-budaya-mutu-ubhara-jaya/ Wed, 12 Feb 2025 10:58:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14302 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali melaksanakan Rapat Dosen Tetap untuk Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025, Rabu (12/2/2025). Tema yang diusung kali ini yakni Peningkatan Kinerja, Etika dan Profesionalisme Dosen dalam Mendukung Budaya Mutu Ubhara Jaya.

Rektor Ubhara Jaya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) dalam sambutannya mengatakan, jika rapat dosen ini merupakan agenda rutin yang dilaksanan setiap awal semester perkuliahan. Prof Bambang juga memastikan, Ubhara Jaya terus memberikan dukungan kepada para dosen untuk meningkatkan kariernya.

“Tema rapat dosen kali ini mencerminkan fokus Ubhara Jaya pada pembenahan kinerja akademik, penguatan etika profesional yang mendukung budaya mutu bagi seluruh dosen tetap Ubhara Jaya,” ucapnya.

Rektor Ubhara Jaya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Baca Juga: Ubhara Jaya Gelar Rapat Tinjauan Manajemen, Optimalisasi Review AMI dan Peningkatan Sasaran Mutu

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Jakarta, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc. Beliau memaparkan tentang Pengusulan Jabatan Akademik Dosen Masa Peralihan. Dalam paparannya, Prof Toni menjabarkan tentang regulasi masa peralihan, alur pengusulan jabatan akademik dosen masa peralihan, kenaikan jabatan akademik pada masa peralihan, ketentuan kenaikan jabatan akademik masa peralihan hingga pemenuhan syarat khusus dan syarat tambahan kenaikan jabatan akademik. 

“Di alur pengusulan jabatan akademik dosen di masa peralihan, kita punya sebuah sistem yang namanya EL-KITE. Semua usulan jabatan akademik melalui aplikasi tersebut dan dari aplikasi sudah terupdate,” ucapnya.

Baca Juga: Biaya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di Ubhara Jaya

Rapat Dosen Tetap Ubhara Jaya Fokus Peningkatan Kinerja, Etika dan Profesionalisme Dosen dalam Mendukung Budaya Mutu Ubhara Jaya (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Narasumber lainnya yakni Wakil Rektor I, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak menyampaikan materi tentang Evaluasi Kinerja dan Penilaian Dosen sebagai Pilar Budaya Mutu Ubhara Jaya. Pembahasan yang disampaikan Prof Isti menyangkut empat aspek yakni, evaluasi kinerja dan etika akademik, penguatan peran dosen pembimbing akademik (PA), peran dosen dalam program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan diskusi dan refleksi.

Materi selanjutnya Wakil Rektor II, Dra. Agnes Supraptiningsih, M.M menyampaikan materi tentang aturan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sanksi Atas Pelanggaran Akademik Membangun Akuntabilitas Dosen untuk Budaya Mutu. Dra. Agnes dalam paparanya juga menjabarkan tentang Peraturan Kepegawaian baru yang berkaitan dengan dosen. 

Pemateri terakhir disampaikan Wakil Rektor III, Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd, M.M. Beliau memaparkan materi tentang Peran Strategis Dosen dalam Menguatkan Budaya Akademik untuk Meningkatkan Prestasi Mahasiswa.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Rapat Dosen Tetap Ubhara Jaya Bahas Sosialisasi Kenaikan Jabatan Akademik dan SIA https://ubharajaya.ac.id/rapat-dosen-tetap-ubhara-jaya-bahas-sosialisasi-kenaikan-jabatan-akademik-dan-sia/ Thu, 12 Sep 2024 05:05:28 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13078 Bekasi – Rapat dosen tetap di lingkungan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) digelar di Auditorium Kampus II, Bekasi, Rabu (11/9/2024). Tema kali ini membahas Sosialisasi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Pada Masa Peralihan dan Sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIA) Ubhara Jaya.

Rektor Ubhara Jaya Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap awal semester sebelum kegiatan perkuliahan dimulai. Prof Bambang pun menekankan pentingnya peran dosen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memberikan kontribusi signifikan bagi universitas.

“Rapat dosen ini merupakan kegiatan akademik yang dilaksanakan setiap awal semester dengan tujuan memberikan penyegaran kembali baik untuk tugas dan fungsi dosen di masyarakat tridharma perguruan tinggi, serta menambah wawasan tentang isu terkini dalam dunia pendidikan perguruan tinggi,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Rektor Ubhara Jaya juga menegaskan bahwa untuk mencapai status universitas unggul, program studi di Ubhara harus mampu meningkatkan akreditasi menjadi unggul. Hal ini tidak lepas dari peningkatan kompetensi dosen. 

Baca Juga: Prodi Teknik Lingkungan Hidup Ubhara Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari LAM Teknik

Dia pun menjelaskan jika salah satu faktor kunci dalam pencapaian tersebut adalah kualitas sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik. Prof Bambang juga berpesan agar para dosen berinovasi dalam melakukan pembelajaran yang sesuai dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

“Dosen harus mampu melakukan inovasi dalam pengembangan diri, termasuk dalam bahan ajar. Inovasi yang dilakukan dosen diharapkan bisa membantu mahasiswa memahami materi sehingga capaian pembelajaran bisa terpenuhi. Terobosan yang dilakukan dosen sangat penting, sejalan dengan program MBKM,” katanya.

“Sosialisasi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Pada Masa Peralihan” dengan pemateri dari LLDikti III yakni Ketua Kelompok Kerja Sumber Daya Pendidik LLDikti III, Prita Ekasari, ST., MMSI dan Bagian Analisis Kualifikasi dan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDikti Wilayah III Ina Agustiani, SE., MM. (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Untuk sesi pertama dalam kegiatan tersebut yakni membahas tentang “Sosialisasi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Pada Masa Peralihan” dengan pemateri dari LLDikti III yakni Ketua Kelompok Kerja Sumber Daya Pendidik LLDikti III, Prita Ekasari, ST., MMSI dan Bagian Analisis Kualifikasi dan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDikti Wilayah III Ina Agustiani, SE., MM. Sesi pertama ini dimoderatori Kepala Biro Kemahasiswaan dan Bimbingan Konseling Ubhara Jaya, Mira Sekar Arumi, S.Psi., M.Psi, Psikolog.

Baca Juga: Ayo Daftar PGSD Ubhara Jaya, Program Studi Terakreditasi Unggul

Rapat dosen tetap di lingkungan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) digelar di Auditorium Kampus II, Bekasi, Rabu (11/9/2024). (Foto: Dok Humas Ubhara Jaya)

Masih dimoderatori Mira Sekar Arumi, S.Psi., M.Psi, Psikolog,uUntuk sesi kedua dihadirkan empat narasumber yakni Wakil Rektor I,  Prof.Dr.Ramlani Lina Sianukan, S.H.,MH yang memberikan materi tentang Evaluasi Pelaksanaan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024 hingga persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025.

Narasumber lainnya yakni Kepala LPPMP Ubhara Jaya Prof. Drs., Adi Fahrudin, S.Psi., M.Soc., Sc., Ph.D. Di kegiatan tersebut Prof Adi memaparkan tentang evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dosen tetap semester genap 2023/2024 dan rencana semester ganjil 2024. 

Adapun pemateri ketiga yakni Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.A.k, yang menyampaikan materi tentang Roadmap Pengembangan dan Rekonstruksi Kurikulum Menuju Program Studi Bertaraf Internasional. 

Untuk pemateri terakhir yakni Pjs Dir Pengembangan Teknologi Informasi, Yusac Firmansyah, S.I.Pust. Dalam hal ini, Yusac memberikan sosialisasi tentang peningkatan layanan Sistem Informasi Akademik di Ubhara Jaya.

Tim Media dan Publikasi 

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>