Tips – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Tue, 25 Mar 2025 06:40:56 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Tips – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Tips Mengatur Keuangan Jelang Lebaran agar Dompet Tetap Aman dari Dosen Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/tips-mengatur-keuangan-jelang-lebaran-agar-dompet-tetap-aman-dari-dosen-ubhara-jaya/ Tue, 25 Mar 2025 06:40:56 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15175 Bekasi – Tips mengatur keuangan jelang Lebaran menjadi hal penting agar pengeluaran tidak membengkak. Bagusnya lagi, kalian masih bisa memiliki simpanan pasca Lebaran.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sekaligus Wakil Dekan I FEB, Dr. Sumarno, S.E., M.M mengatakan, ada tiga tahap dalam mengelola keuangan dalam momen Lebaran. Rinciannya, yakni sebelum Lebaran, saat Lebaran dan setelah Lebaran. Tiga tahapan ini sebenarnya menjadi sebuah rutinitas setiap tahunnya.

Tips Mengatur Keuangan Jelang Lebaran

1. Atur Pengeluaran Sebelum Lebaran

“Sebelum Lebaran itu kan sebenarnya sudah tahu arahnya mau Lebaran dan apa yang sudah diterima itu sudah tahu. Jadi tahu anggarannya, jadi buatkan pos-pos anggaran, itu tujuannya agar mengetahui apa saja yang akan dikeluarkan sehingga tidak menyimpang dari pos yang sudah dianggarkan,” katanya.

2. Buat Pos Anggaran

Dr. Sumarno juga mengingatkan kebiasaan saat Lebaran juga merupakan kegiatan yang bisa diukur, seperti membeli baju, bersedekah hingga biaya transport mudik. Semua pengeluaran itu harus disesuaikan dengan kemampuan. Dia mengingatkan jika pengeluaran yang tidak terkontrol bisa memicu potensi hutang.

“Kalau lebaran, kita enggak lepas dari kebiasaan yang sudah ada, misalnya memberikan baju untuk anak, amplop lebaran dan kalau pulang kampung berarti ada uang transportnya. Mungkin mau ngasih ke orang itu ya harus sesuai dengan kemampuannya jangan sampai dipaksakan tujuannya itu agar jangan sampai hutang itu bahaya,” katanya.

Baca Juga: Tips Olahraga yang Dianjurkan Selama Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar dari Dosen PKO Ubhara Jaya

3. Buat Anggaran Skala Prioritas 

Selain membuat pos anggaran, hal yang tak kalah penting adalah memilih nama yang menjadi kebutuhan. Tidak bisa dipungkiri, jika saat Ramadhan hingga Lebaran sejumlah kebutuhan mengalami peningkatan harga. Sehingga membuat anggaran skala prioritas sangat diperlukan. Jangan sampai uang Tunjangan Hari Raya (THR) habis untuk membeli barang-barang yang diinginkan.

“Perlu dipikirkan skala prioritas kebanyakan orang itu beli yang diinginkan bukan yang dibutuhkan,” ucapnya.

4. Ingat Masih Ada Hari Esok Setelah Lebaran

Pengelolaan uang THR dan gaji menjelang Lebaran juga erat kaitannya dengan hari esok pascalebaran. Jangan sampai usai Lebaran keuangan kalian malah minus karena habis dipakai saat Lebaran. Maka sisakan uang anda untuk hidup satu bulan ke depan sampai gajian cair. Dr. Sumarno pun menegaskan, jangan sampai momen bahagia menjadi mengharukan karena hutang yang harus dibayar pascalebaran.

Baca Juga: Public Speaker Firli Anggina Berbagi Tips Tingkatkan Speaking Skills di Ubhara Jaya

Beliau pun mengingatkan agar untuk rajin mengecek pengeluaran. Hal ini memudahkan untuk mengontrol seberapa banyak uang yang sudah terpakai dan berapa sisa saldo yang tersisa.

“Setelah lebaran itu pemasukan kita kembali normal karena tidak ada yang namanya THR. Jadi basisnya adalah anggaran normal, jadi mestinya anggarannya lebih kecil. Rajin-rajin mengecek pengeluaran,” ucapnya.

Itulah seputar tips mengatur keuangan jelang Lebaran. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Tips Olahraga yang Dianjurkan Selama Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar dari Dosen PKO Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/tips-olahraga-yang-dianjurkan-selama-puasa-agar-tubuh-tetap-bugar-dari-dosen-pko-ubhara-jaya/ Tue, 18 Mar 2025 04:36:39 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15088 Bekasi – Menjaga kebugaran tubuh selama bulan puasa menjadi tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang tetap ingin berolahraga tanpa mengganggu ibadah. Dosen sekaligus Kepala Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Juli Candra, S.Pd., M.Pd., membagikan beberapa tips agar olahraga tetap efektif dan aman selama berpuasa.

Bulan Ramadhan tidak menjadi penghalang bagi kalian untuk berolahraga. Namun, olahraga di sini juga harus diperhatikan agar tubuh mu menjadi bugar.

Tips Olahraga yang Dianjurkan Selama Puasa

1. Pilih Waktu yang Tepat

Menurut Juli Candra, pemilihan waktu olahraga sangat penting agar tubuh tetap bugar tanpa mengalami dehidrasi atau kelelahan berlebihan. Waktu yang dianjurkan adalah:

  • Setelah berbuka puasa (1-2 jam setelah makan): Pada waktu ini, tubuh sudah terhidrasi dan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga.
  • Sebelum sahur: Olahraga ringan dapat dilakukan sebelum sahur, namun jangan terlalu berat agar tidak menguras energi sepanjang hari.

2. Pilih Jenis Olahraga yang Ringan

Selama berpuasa, disarankan untuk memilih jenis olahraga yang tidak terlalu menguras energi. Beberapa pilihan yang direkomendasikan meliputi: Jalan kaki santai, Yoga atau pilates, Senam ringan, Stretching atau peregangan tubuh, Bersepeda santai dan Renang ringan.

Baca Juga: Tips Hadapi Semester Baru untuk Mahasiswa Ubhara Jaya usai Libur Panjang

3. Jaga Intensitas Olahraga

Juli Candra juga menekankan pentingnya menjaga intensitas olahraga agar tidak mengganggu keseimbangan tubuh. Hindari olahraga dengan intensitas tinggi, seperti: Lari jarak jauh, Angkat beban berat, Latihan HIIT (High-Intensity Interval Training). Sebagai gantinya, lakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang agar energi tetap terjaga selama berpuasa.

4. Cukupi Asupan Nutrisi

Asupan nutrisi sebelum dan setelah olahraga sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh. Disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti nasi merah dan roti gandum saat sahur. Makanan tinggi protein, seperti telur, ayam, dan ikan untuk mendukung pemulihan otot. Sementara, buah dan sayur, yang kaya akan air dan vitamin untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

5. Perhatikan Kebutuhan Cairan

Menjaga asupan cairan adalah kunci utama agar tubuh tetap terhidrasi saat berolahraga selama puasa. Hindari minuman berkafein atau manis yang bisa menyebabkan dehidrasi. Sebaiknya, minumlah cukup air putih antara waktu berbuka dan sahur.

Baca Juga: Ramadhan Berbagi, Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, BEM hingga HIMA Gelar Santunan Anak Yatim

6. Kenali Kondisi Tubuh

Juli Candra juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda. Jika merasa pusing, lelah, atau tidak enak badan, sebaiknya segera berhenti berolahraga dan istirahat. Jangan paksakan tubuh untuk berolahraga jika kondisi tidak memungkinkan.

7. Jangan Lewatkan Warming Up dan Cooling Down

Agar olahraga lebih aman, selalu lakukan pemanasan sebelum memulai latihan untuk menghindari cedera. Selain itu, pendinginan setelah olahraga juga diperlukan untuk membantu tubuh kembali ke kondisi normal secara perlahan.

Dengan menerapkan tips di atas, olahraga selama bulan puasa tetap bisa dilakukan dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu ibadah. Tetap aktif dan sehat selama Ramadan, selamat mencoba.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>